WartaKota/

Aa Gatot dan Narkoba

BREAKING NEWS: Gatot Brajamusti Divonis Delapan Tahun Penjara

Mantan Ketua Parfi, Gatot Brajamusti, dijatuhkan pidana hukuman selama delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

BREAKING NEWS: Gatot Brajamusti Divonis Delapan Tahun Penjara
youtube.com
Aa Gatot Brajamusti memakai kacamata hitam dan baju tahanan saat digiring polisi ke Polda Metro Jaya dari tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (6/9). 

WARTA KOTA, MATARAM - Mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Gatot Brajamusti, dijatuhkan pidana hukuman selama delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair tiga bulan kurungan.

Brajamusti yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu-sabu tersebut dinyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan subsidairnya dengan melanggar Pasal 112 Ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

"Berdasarkan fakta-fakta dalam persidangannya, membebaskan terdakwa dari dakwaan primair, dan menyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan subsidair," kata Ketua Majelis Hakim Dr Yapi dalam putusan sidangnya di Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram, Kamis (20/4/2017).

Baca: Aa Gatot Kepada Korban Pencabulan: Apakah Aa Bisa Nikahi Anda

Putusan majelis hakim ini lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa sebelumnya, yakni selama 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan.

Terkait dengan putusan tersebut, Gatot Brajamusti usai menjalani sidang putusannya, mengaku, pribadinya tidak puasa dengan pidana yang diberikan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram.

"Terlalu berat, karena saya bukan kategori pengedar. Padahal teman-teman saya yang pengedar, banyak yang hukumannya jauh lebih rendah dari pada saya," kata Gatot.

Terkait dengan kesempatan yang diberikan majelis hakim untuk mengajukan upaya hukum lanjutannya, Gatot akan mempertimbangkannya kembali.

"Nanti akan kita bicarakan dulu dengan pengacara saya, kan masih ada waktu," ujarnya.

Brajamusti ditangkap pada 28 Agustus 2016, usai menerima pengangkatannya sebagai Ketua PARFI di Hotel Golden Tulips, Kota Mataram

Brajamusti diamankan oleh petugas gabungan dari Mabes Polri dengan didampingi anggota Polres Mataram dan Polres Lombok Barat, bersama istrinya Dewi Aminah. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help