WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Bawaslu Akan Tanyakan KPUD Terkait Kekurangan Surat Suara di Beberapa TPS

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti menyatakan masih ada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak memenuhi administratif

Bawaslu Akan Tanyakan KPUD Terkait Kekurangan Surat Suara di Beberapa TPS
Warta Kota/Faizal Rapsanjani
Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti, di LBH Jakarta, Jalam Dipenogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, SALEMBA -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, Mimah Susanti menyatakan masih ada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak memenuhi administratif.

Hal tersebut diketahui berdasarkan penelusuran, sehari usai pemungutan suara calon gubernur dan wakil gubernur Dki Jakarta, kemarin.

"Laporan tidak ada, namun pantauan kami masih ada TPS yang secara administratif harus dibenahi," kata Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti saat dihubungi, Rabu (19/4).

Kendati begitu, Mimah mengaku, ada beberapa TPS yang menjadi perhatian khusus yakni masih terdapat beberapa TPS kekurangan surat suara.

Diantaranya, TPS 43 Meruya Selatan Jakarta Barat kekurangan 72 surat suara dari DPT, ada juga TPS 21,22,23 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara dan TPS 7,72 dan 12 di Kebon Pala, Jakarta Timur.

Sementara itu Bawaslu berencana meminta penjelasan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terkait hal tersebut.

"Kami akan tanyakan apakah itu ada kesalahan dari pendistribusiannya atau yang lain," katanya.

Selain kekurangan surat suara, penyalahgunaan formulir C6 yang bukan pemiliknya juga masih ditemukan di beberapa TPS. Salah satu diantaranya, TPS 16 Rawasari Jakarta Pusat, TPS 01 Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, TPS 54 Jakarta Timur, TPS 42 Jakarta Utara. Keempat TPS tersebut yang ditemukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) masing-masing wilayah.

"Ada yang berhasil dicegah, ada juga diketahui setelah digunakan surat suaranya. Yang jelas, keempat TPS tersebut malam ini (kemarin-red) diakukan pemanggilan," katanya. Mimah.

Walau banyak ditemukan beberapa permasalahan dilapangan namun Mimah mengaku secara keseluruhan pelaksana kan pilkada 2017 dapat terlayani.

"Yang teridentifikasi sekadar itu. Kami akan melakukan rapat kembali oleh panwaslu wilayah. Namun secara keseluruhan pelaksaannya terhadap pemilih bisa terlayani," katanya.

Sementara itu Komisioner KPU DKI Jakarta Moch Sidik belum mendapatkan laporan tersebut dari masing-masing wilayah. KPU DKI Jakarta, kata ia, sedang lebih fokus terhadap data perolehan surat suara di setiap masing-masing TPS yang disetorkan KPU Kota.

"Kami lagi menunggu laporan tersebut. Terlebih dulu, kami ingin scan data perolehan surat suara tersebut yang kemudian akan di upload untuk di publikasikan ke masyarakat," kata Sidik saat dikonfirmasi.

Penghitungan cepat perolehan surat suara yang dilakukan beberapa lembaga survei, kata Sidik, itu masih belum resmi. Hasil resmi, KPU DKI akan melakulan perekapan surat suara secara berjenjang, yang dimulai dari tingkat kecamatan.

"Nanti hasil resminya kami menggelar rapat terbuka yang dihadiri para saksi dan panwas," kata Sidik. (M13)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help