WartaKota/

Lemah Pengawasan, Bekasi Hanya Punya Delapan Reklame

Diduga lemah pengawasan, Pemerintah Kota Bekasi hanya memiliki delapan unit reklame yang diambil dari pengembang.

Lemah Pengawasan, Bekasi Hanya Punya Delapan Reklame
youtube.com
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto Tj . 

WARTA KOTA, BEKASI -- Diduga lemah pengawasan, Pemerintah Kota Bekasi hanya memiliki delapan unit reklame yang diambil dari pengembang.

Padahal potensi reklame yang bisa beralih kepemilikan ke pemerintah daerah sangat tinggi hingga berkisar puluhan titik.

"Masa kontrak mereka telah habis, sehingga secara administrasi reklame itu berpindah kepemilikan jadi punya pemerintah," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto Tj pada Rabu (19/4).

Tri mengungkapkan, delapan titik reklame itu tersebar di berbagai wilayah seperti di Jalan Cut Mutia, Jalan Ir. Juanda, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sultan Agung.

Tri mengakui, potensi kepemilikan reklame dari swasta ke pemerintah cukup tinggi.

Hal itu terungkap, saat Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan pada Dinas PUPR melakukan pengecekan administrasi pada seluruh reklame.

Meski begitu, Tri membantah bila dituding lemah mengawasi administrasi kepemilikan reklame.

Dia berdalih, sebelumnya masalah reklame berada di bawah kewenangan Dinas Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (DP3JU) Kota Bekasi.

Adapun lembaga tersebut telah dilebur ke Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup menyusul adanya Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

"Sampai sekarang kami terus melakukan pendataan terhadap reklame yang masa berlakunya habis untuk diambil alih ke pemerintah daerah," jelas Tri.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help