WartaKota/

Waduh, Sekolah Terpaksa Utang untuk Bayar Gaji Guru di Bekasi

Puluhan Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan Negeri (SMA/SMK) di Kota Bekasi kebingungan untuk menutup biaya operasional.

Waduh, Sekolah Terpaksa Utang untuk Bayar Gaji Guru di Bekasi
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi uang 

WARTA KOTA, BEKASI -- Puluhan Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan Negeri (SMA/SMK) di Kota Bekasi kebingungan untuk menutup biaya operasional.

Bahkan mereka ada yang mengutang hingga jutaan rupiah ke pihak swasta agar operasionalnya tetap berjalan.

Hal ini menyusul, kewenangan sekolah tingkat atas telah diambil alih oleh Pemprov Jawa Barat. Keputusan ini mengacu UU No. 23/2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah No. 18/2016 tentang Manajemen SMA dan SMK se-Kota/Kabupaten.

"Ya, kita pinjam dari instansi lain untuk menutup biaya operasional sekolah. Yang terpenting adalah anak-anak kelas XII bisa melaksanakan Ujian Nasional," ungkap Kepala SMK Negeri 5 Kota Bekasi Agus Wimbadi kepada wartawan pada Selasa (18/4).

Meski mengutang, namun Agus enggan membeberkan asal uang pinjaman itu.

Alasannya, persoalan besaran utang merupakan urusan pribadi sekolah.

Agus mengungkapkan, sejak bulan Januari atau selama empat bulan ini sekolah belum mendapat dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan bantuan pendidikan menengah universal (BPMU) dari Pemprov Jawa Barat.

Atas dasar itu, kata dia, pihaknya menyiasati uang pinjaman sekolah agar kegiatan belajar mengajar tetap lancar.

"Selain UN, yang jadi fokus kami adalah pemberian honor bagi guru honorer. Jangan sampai tersendat," jelasnya.

Menurut dia, mengacu pada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 tahun 2017, dana tersebut diberikan secara berkala sesuai dengan prosentase yang telah ditetapkan hingga akhir tahun ajaran.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help