Home »

News

» Jakarta

Selama Pilgub DKI KPU Cetak 7,407,106 Surat Suara

Pada putaran Kedua ini KPU DKI mencetak 7,407,106 surat suara. Surat suara tersebut telah disortir dari 7,414,049 surat suara yang disiapkan ke setiap

Selama Pilgub DKI KPU Cetak 7,407,106 Surat Suara
Joko Supriyanto
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, Sumarno di Kantor KPU DKI, Selasa (18/4/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, SALEMBA -- DKI Jakata pada hari Rabu (19/4/2017) akan menggelar pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Pada pilgub 2017 mempertemukan dua pasangan calon yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sadiaga Uno pada pilgub putaran kedua.

Pada putaran Kedua ini KPU DKI mencetak 7,407,106 surat suara. Surat suara tersebut telah disortir dari 7,414,049 surat suara yang disiapkan ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Surat suara kan dari jumlah dpt kita 7.2 juta pemilih ditambah 2,5% per tps yang kami siapkan. Jadi kpps akan mencatat jumlah surat suara yang mereka terima secara faktual yang mereka terima di lapangan. Itu yang tercatat di c1 mereka," kata Komisioner KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos di Kantor KPU DKI, Selasa (18/4/17).

Berdasarkan data daftar rekapitulasi pengadaan surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tahun 2017 putaran kedua KPU membutuhkan 7,407,106 surat suara. Surat suara tersebut dikirim secara bertahap, tahap pertama 7,294,619, tahap kedua 112,487.

Berdasarkan data tersebut Jakarta Timur membutuhkan surat suara terbanyak 2,077,576. Paling sedikit pada wilayah kepulauan seribu sebanyak 18,159 surat suara.

KPU memastikan surat suara tersebut surat suara sudah tersedia di TPS besok. Karena Hari ini kelurahan sudah mulai mendistribusikan ke TPS

Selain itu Moch Sidik, komisioner KPU DKI Jakarta Bidang Pemutakhiran Data Pemilih, mengatakan bahwa KPU DKI telah menerima Suket dari Dukcapil sebanyak 138.741 Suket.

"Saya ingin menyampaikan data yang kami terima dari dukcapil baik putaran pertama : 84.951 Suket, dan kedua hingga tanggal 13 april penambahan 54.150 secara keseluruhan 138.741 suket," kata Sidik.

Sedangkan Ketua Bawaslu DKI menegaskan kembali kepada pemilih menolak apa pun dalam bentuk politik uang, karena baik penerima dan pemberi akan dikenakan sanksi.

"Diharapkan warga dapat hadir untuk menggunakan hak pilih dengan aman tanpa ada intimidasi dan pengaruh oleh siapapun," kata Mimah. (M13)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help