Pilkada DKI Jakarta

Anies Anggap Pembagian Sembako Oleh Pendukung Ahok-Djarot Bentuk Ketidakpercayaan Diri

Masyarakat di tempat-tempat yang didatangi seperti dibangunkan bahwa kita ingin Jakarta menjadi adil, bersih dan bebas korupsi.

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Dugaan pembagian sembilan bahan pokok atau bagi sembako secara masif yang dilakukan oleh pendukung dan relawan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat melalui kegiatan pasar murah dipandang Anies Baswedan sebagai bentuk ketidakpercayaan diri.

"Kegiatan-kegiatan semacam itu menunjukkan kekhawatiran mereka," kata Anies Baswedan di Rumah Pemenangan Anies-Sandi, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa.

Anies pun mengaku tidak khawatir terhadap upaya-upaya semacam itu meskipun menurutnya telah mencederai demokrasi.

Menurutnya, pembagian sembako atau sembako murah makin membuka mata masyarakat tentang makna sebuah politik yang bersih dan calon mana yang berupaya memengaruhi masyarakat dengan iming-iming tertentu.

"Bagi kami, semburan bagi sembako (oleh pihak lawan) itu, membuat kita makin percaya diri. Masyarakat di tempat-tempat yang didatangi seperti dibangunkan bahwa kita ingin Jakarta menjadi adil, bersih, dan bebas korupsi."

"Artinya kampanyenya harus bersih dan bebas korupsi. Kalau dari kami, praktik-praktik seperti ini yang mau kita ubah. Malah justru kita jauh lebih semangat," imbuhnya.

Anies menyebut dengan gencarnya ajang sembako murah menjadi gambaran bahwa tim dan relawan Ahok-Djarot dilanda kekhawatiran tinggi.

Di sisi lain, ia meminta kegiatan-kegiatan seperti itu diusut tuntas demi terlaksananya demokrasi yang bersih.

"Tentunya mereka harus diproses dengan aturan hukum yang ada, bahwa pidana pemilu itu ada. Jangan sampai para pelanggar hukum dibiarkan melenggang dan menjadi tontonan warga."

"Bila di Jakarta praktik itu dilakukan seperti ini, apalagi di daerah. Praktik seperti itu mencoreng ujung masa kampanye kita. Dan para pencoreng itu harus dihukum."

Namun Anies tidak melihat keseriusan para penegak hukum dalam melakukan tindakan terhadap para pelanggar tersebut. Anies pun mempertanyakan hal tersebut.

"Tapi hingga saat ini tidak ada yang diproses. Itu yang saya bikin bingung. Ada keberpihakan ngga sih? kalau tidak berpihak, proses lah. Tunjukkan pada warga Indonesia, bahwa penyelenggara pemilu, pemerintah, aparat keamanan itu netral," kata Anies.

Kontroversi bagi sembako di antaranya tampak dari video yang diunggah netizen di YouTube berikut ini.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help