Beroperasinya Tol Tanjung Priok akan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Dengan beroperasinya ruas tol tersebut, pengangkutan berbagai barang dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok akan semakin lancar.

Beroperasinya Tol Tanjung Priok akan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Beroperasinya jalan tol Tanung Priok akan percepat pertumbuhan ekonomi. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Diresmikannya Jalan Tol Akses Tanjung Priuk sepanjang 11,4 kilo meter pada Sabtu (15/4/2017), menjadi menjadi kabar gembira bagi para pelaku usaha.

Salah satunya para pengusaha pemilik angkutan barang yang tergabung dalam wadah Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Atprindo).

Wakil Ketua Umum DPP Aptrindo Bidang Distribusi dan Logistic, Kyatmaja Lookman menyebut, selama ini, angkutan barang kerap tersendat di area sekitar pelabuhan karena tingginya mobilitas kendaraan di sana.

Kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang.
Kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Dengan beroperasinya ruas tol tersebut, pengangkutan berbagai barang dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok akan semakin lancar.

"Selama ini, hambatan terbesar dalam pengangkutan barang adalah di sekitar pelabuhan itu sendiri. Kemacetan dan antrean di sana bisa memakan waktu lama. Padahal Pelabuhan Tanjung Priok ibarat etalase bagi Indonesia karena menjadi pelabuhan utama. Jika kondisi di sana karut marut dalam hal lalu lintasnya, apa kata dunia nanti," kata Lookman kepada Warta Kota, Senin (17/4/2017).

Lookman menyebut, kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang.

Ia memrediksi, akan terjadi kenaikan utilitas kendaraan hingga 50 persen melalui akses tol tersebut.

"Bagi para pengusaha, waktu adalah uang. Semakin cepat barang sampai tujuan, itu hal yang bagus," ujarnya.

kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang.
kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Ia melanjutkan, adanya ketepatan waktu dalam pengangkutan karena lancarnya proses distribusi, tidak hanya akan dirasakan positif oleh pelaku usaha dalam hal ini pemilik barang maupun pengusaha angkutan barang, melainkan dampak lebih besar akan dirasakan Indonesia.

"Salah satu komponen biaya itu waktu. Jika waktu bisa dipersingkat dan kepastian ada, maka ekonomi harusnya akan makin maju ke arah positif," ungkapnya.

Jalan Tol Akses Tanjung Priok merupakan bagian dari jaringan tol Jabodetabek dan langsung terhubung ke ruas tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang memiliki total panjang 69,77 Kilometer (Km).

kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang.
kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Jalan tol ini terdiri dari lima seksi yakni Seksi E-1 Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 km, E2 Cilincing-Jampea sepanjang 2,74 km, E2A Cilincing-Simpang Jampea sepanjang 1,92 km, NS Link Yos Sudarso-Simpang Jampea sepanjang 2,24 km dan NS Direct Ramp sepanjang 1,1 km.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved