Kasus Narkoba

Pemprov DKI Wajib Tutup Diskotek Diamond dan Eksotik

Sejumlah penggiat anti narkoba mendesak Pemprov DKI Jakarta menutup diskotek Diamond dan Eksotik di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Pemprov DKI Wajib Tutup Diskotek Diamond dan Eksotik
Tribunnews.com
Ilustrasi diskotek 

WARTA KOTA, TAMANSARI - Sejumlah penggiat anti narkoba mendesak Pemprov DKI Jakarta menutup diskotek Diamond dan Eksotik di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

"Apapun alasannya, harus di tutup. Apalagi sudah terbukti membiarkan pengunjung mengkonsumsi narkoba dan menyiapkan peralatan. Ini sudah kelewat batas," cetus Ketua Granat, Henrry Yosodiningrat kepada wartawan, Jumat (14/3/2017).

Sebelumnya, Kamis (13/4/2017) dini hari, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta (BNNP) bersama kepolisian dan TNI merazia diskotek-diskotek itu.

Hasilnya, enam pengunjung di dua ruang karoke tertangkap basah mengonsumsi sabu.

Selain itu, masih dikawasan itu, petugas menemukan ratusan plastik klip dan bong sabu di bawah meja resepsionis.

Bahkan 10 orang diantara terbukti positif narkoba.

Peredaran Narkoba di kawasan tempat hiburan malam, kata Henry sudah sangat darurat. Apalagi di Jakarta.

Melihat hal itu, Henry menjelaskan ada pembiaran yang dilakukan pengelola sehingga seolah konsumsi narkoba cukup legal di tempat hiburan malam.

Meski tanpa alasan lainnya, Henry mendesak pemprov DKI segera menutup. Sebab apa yang terjadi di diskotik diamond melanggar nawacita Presiden DKI Jakarta.

Bila nantinya Pemprov tak melakukan penutupan, Henry menyebut hal itu menunjukkan ada permainan mata antara pengelola diskotek dan pemprov.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help