WartaKota/

Belasan Ribu UMKM Kota Bekasi Belum Miliki Hak Paten

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Karto mencatat, jumlah penggiat UMKM di wilayah setempat menembus hingga 15.000 pelaku.

Belasan Ribu UMKM Kota Bekasi Belum Miliki Hak Paten
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ilustrasi penggiat UMKM saat menjajakan dagangannya di lantai dasar gedung 10 Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Dari 15.000 pelaku UMKM di wilayah setempat, hanya 100 pelaku saja yang memiliki hak paten dalam setiap produksinya. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Belasan ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bekasi belum memiliki hak paten atas barang yang diproduksi.

Akibatnya, pendistribusian barang hasil produksinya tidak maksimal dan hanya menembus pasar lokal saja.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Karto mencatat, jumlah penggiat UMKM di wilayah setempat menembus hingga 15.000 pelaku.

Namun dari jumlah tersebut, hanya 100 penggiat saja yang memiliki hak paten dan seluruhnya bergerak di bidang makanan dan minuman.

Artinya, ada sekitar 14.900 pelaku UMKM yang belum mengantongi hak paten.

"Mereka terbentur biaya untuk memiliki hak paten dari lembaga terkait," ujar Karto pada Rabu (12/4).

Karto mengatakan, ada tiga jenis sertifikat yang harus dikantongi oleh pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman.

Pertama sertifikat merk dagang dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kedua, sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan terakhir sertifikat kelayakan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

"Setelah mengantongi tiga sertifikat itu, barang yang diproduksi bisa diedarkan secara bebas dan resmi di pasaran," jelas Karto.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help