WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

KPU Temukan Ribuan Data Pemilih Jakarta Barat dan Jakarta Timur Tidak Ada di Database

Dalam penelusuran yang dilakan KPU DKI dan kedua paslon ditemukan 15.913 data pemilih yang tidak terdaftar di dalam database kependudukan.

KPU Temukan Ribuan Data Pemilih Jakarta Barat dan Jakarta Timur Tidak Ada di Database
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, SALEMBA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno mengatakan bahwa menyikapi adanya laporan DPT ganda yang disampaikan oleh tim paslon, kedua paslon beserta KPU DKI duduk bersama untuk melakukan penelusuran laporan tersebut.

Dalam penelusuran yang dilakan KPU DKI dan kedua paslon ditemukan 15.913 data pemilih yang tidak terdaftar di dalam database kependudukan.

"Ada data yang tidak ada dalam database kependudukan kita itu cukup banyak, ada data yang ganda. tapi sudah sepakat kedua tim paslon, Bawaslu, semuanya sudah disepakati," kata Sumarno di Kantor KPU DKI, Selemba, Selasa (11/4/2017)

Menurut Sumarno data ganda tersebut berarti seseorang lebih dari satu kali di dua tempat yang berbeda.

"Misalkan sekarang dikelurahan Paseban ada TPS 2 di TPS 3 nanti dua-duanya kan pasti yang bersangkutan ada di satu tempat yang satunya C6 nya tidak diberikan," katanya.

Sementara itu Moch Sidik, komisioner KPU DKI Jakarta Bidang Pemutakhiran Data Pemilih memaparkan hasil temuanya DPT yang tidak memenuhi syarat, dari hasil temuanya ia mengatakan bahwa yang paling banyak data pemilih yang tidak memenuhi syarat berada di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

"Paling banyak Jaktim sebanyak 9397 data yang tidak ada didata base dan Jakbar sebanyak 4805 tidak ada didata base," katanya saat ditemu dikantor KPU Jakarta, Selasa (11/4).

Sidik menuturkan bahwa walaupun temuan tersebut sudah terdata, KPU akan terus mengupdate data pemilih, walaupun DPT sudah ditetapkan.

"Selama ada informasi dari dukcapil dari masyarakat, misalnya di TPS itukan ada 500 pemilihnya, nah itu kan sampai tanggal 19 update, oh ini ada yang meninggal nah itu nanti C6 tidak diberikan," katanya.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help