BKD Proses Kasus Pungli, Lurah Pegadungan Terancam Dipecat

"Saat ini kami sedang memprosesnya. Kalau memang benar terbukti pungli akan dilakukan pemecatan," tegas Suradika.

BKD Proses Kasus Pungli, Lurah Pegadungan Terancam Dipecat
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Lurah Pegadungan,Jufri (membelakangi kamera) saat diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memproses Lurah Pegadungan, Jufri, atas terkaitnya kasus pungutan liar (pungli).

Jika memang terbukti melakukan pungli, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

"Saat ini kami sedang memprosesnya. Kalau memang benar terbukti pungli akan dilakukan pemecatan," tegas Suradika ketika dihubungi Warta Kota, Senin (10/4/2017).

Tindakan tegas tersebut, diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga, sanksi tidak sebatas hanya pencopotan jabatan. Melainkan juga pemberhentian dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, menyayangkan kasus tersebut.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan gaji yang cukup besar terhadap PNS.

Seperti diketahui, gaji untuk Lurah di DKI Jakarta mencapai Rp 30 juta per bulan.

"Kalau masih ada yang lakukan pungli, itu kelewatan. Padahal gaji PNS DKI itu sudah sangat baik. Karena itu jangan lagi minta apapun kepada masyarakat," tegas Saefullah, di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

Menurut Saefulah, para PNS harus memberikan pelayanan kepada masyarakat secara sukarela. 

Karena itu ia mendukung tim saber pungli untuk memantaj kinerja para PNS maupun pejabat di Pemprov DKI.

"Kami akui, bahwa masih ada pungli di lingkungan kami. Karena itu dibentuk tim saber pungli. Ya kalau nggak ada pungli lagi ngapain dibentuk tim," tegasnya.

Karena itu, pihaknya juga tengah melakukan rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk menerima keluhan para Wali Kota terhadap kinerja jajarannya.

"Kami tampung keluhan para Wali Kota. Mengenai kinerja bawahannya. Kalau memang Wali Kota usulkan kinerjanya tidak bagus, akan kami ganti. Rencananya kami akan lakukan pelantikan pekan ini," katanya.

Seperti diketahui, Lurah Pegadungan, Jufri, ditangkap oleh tim Saber Pungli Jakarta Barat, Kamis (6/4/2017) siang lalu. Penangkapan dilakukan sekira pukul 14.30 di Kantor Kelurahan Pegadungan. Jufri diduga melakukan Pungli terkait masalah tanah.(*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved