Kasus Narkoba

Dua Pemuda ini Pesta Sabu di Toilet Masjid, Sungguh Terlalu

Dua pemuda ini pergi ke masjid bukannya untuk menjalankan ibadah wajib tetapi malah justru pesta narkoba. Duh, kebangetan.

Dua Pemuda ini Pesta Sabu di Toilet Masjid, Sungguh Terlalu
handover
Dua warga Asrama 721 Kelurahan Teppo, Kecamatan Atappanua, Kabupaten Pinrang, Supardi alias Ical (27) dan Harpin alias Pino (21) dibekuk di Polres Maros saat mengisap sabu, Minggu (9/4/2017). 

WARTAKOTA, PINRANG -- Dua warga Asrama 721 Kelurahan Teppo, Kecamatan Atappanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi, Supardi alias Ical (27) dan Harpin alias Pino (21) dibekuk di Polres Maros saat sementara isap sabu, Minggu (9/4/2017).

Kaur Bin Ops Satuan Narkoba Polres Maros Ipda Muh Arsyad mengatakan, Ical merupakan buruh potong padi dan Pino seorang Mahasiswa Universitas Islam Makassar semeter dua jurusan Administrasi Bisnis.

Baca: BREAKING NEWS: Ridho Rhoma Direhabilitasi di RSKO Cibubur

Arsyad menjelaskan kedua pelaku tersebut dipergoki komsumsi sabu di Toiler bagian selatan masjid Al-Markaz Maros, Kelurahan Pettuadae, Turikale, pukul 3.00 wita.

Baca: Setiap Hari 50 Orang Mati Sia-sia Akibat Narkoba, Rhoma Irama Bersyukur Ridho Masih Hidup

"Keduanya ditangkap oleh Polsek Turikale karena kedapatan sementara mengisap narkoba yang diduga jenis sabu," kata Arsyad.

Selain kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah bong dari botol minuman plastil, pirex, satu plastik bening dan sisa sabu.

Barang bukti lainnya adalah satu buah korek gas, sebuah ponsel Samsung lipat warna merah dan motor Yamaha X-Ride warna merah Putih.

Baca: Rhoma Irama Mengaku Kecolongan Izinkan Ridho Tinggal di Apartemen

"Kronologi penangkapan, saat Polsek Turikale melakukan patroli di sekitar masjid Al Markaz Maros, anggota melihat kedua pelaku masuk ke dalam toilet dan tidak keluar," katanya.

Berselang sekitar 30 menit polisi kemudian masuk ke dalam toilet dan mendapati kedua pelaku sedang mengisap sabu.

Dari hasil introgasi, barang tersebut milik Pino yang diperoleh dari Jalan Pettarani, dengan harga Rp 200 ribu.

Setelah mendapatkan sabu tersebut, Pino menghubungi Ical.

"Pino ini mengaku membeli sabu ini di jalan Pettarani. Setelah mendapatkan, dia menghubungi Ical. Saat itu Ical langsung meninggalkan ruma kontrakannya di jalan Ratulangi, Maros dan menuju masjid," ujarnya. (Ansar Lempe)

Editor: Suprapto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved