Ahok Tolak Namanya Buat Masjid,Dia Malah Dikasih Gelar ini

Ahok punya sebutan nama dengan bahasa Arab. Lantas kenapa dia menolak namanya dijadikan nama masjid?

Ahok Tolak Namanya Buat Masjid,Dia Malah Dikasih Gelar ini
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri silaturahmi di Kantor GP Ansor, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyambangi Kantor Gerakan Pemuda Ansor, di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).

Dalam pertemuan tersebut, Ahok dan Djarot disambut oleh Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dan anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser).

Sebelum menyampaikan sambutan, Yaqut sempat memanggil Ahok dengan bahasa arab.

Yaqut memanggil Ahok dengan panggilan 'Nurul Qomar'.

Masjid Raya Jakarta di Jalan Daan Mogot
Masjid Raya Jakarta di Jalan Daan Mogot (Warta Kota/Alex Suban)

"Selamat datang Pak Basuki Nurul Qomar," kata Yaqut seperti dikutip dari Kompas.com.

Nurul Qomar merupakan bahasa arab yang memiliki arti cahaya purnama.

Karena Sepak Terjangnya, Ahok Diberi Gelar Sunan Oleh GP Ansor

Ahok ternyata mengetahui maksud dari panggilan Yaqut tersebut dan membalas panggilan Yaqut.

"Nurul Qomar-nya saja yang bahasa Arab. Basuki-nya enggak," balas Ahok.

Yaqut juga menyapa Djarot dan mengungkapkan bahwa GP Ansor sudah mencari tahu rekam jejak Djarot ketika menjabat sebagai Wali Kota Blitar.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved