Polisi Pastikan Jatuhnya Lift Blok M Square Akibat Kelebihan Muatan

Berdasarkan hasil penyelidikan, pengelola telah melakukan perawatan rutin terhadap lift yang jatuh tersebut, tiga hari sebelum peristiwa terjadi.

Polisi Pastikan Jatuhnya Lift Blok M Square Akibat Kelebihan Muatan
Warta Kota/Gopis Simatupang
Polisi melakukan olah TKP tragedi lift jatuh di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Polisi memastikan tidak ada unsur kelalaian atau prosedur yang dilanggar pengelola dalam kejadian jatuhnya lift di Blok M Square, Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, medio Maret lalu.

Penyebab lift itu jatuh tidak lain adalah karena kelebihan muatan (over capacity).

Demikian disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, Jumat (7/4/2017).

Budi menjelaskan, pihaknya sudah menerima hasil analisa Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri, termasuk keterangan saksi, terkait peristiwa jatuhnya lift yang mengakibatkan 25 orang terluka itu.

"Hasil Labfor sudah keluar, saksi ahli sudah keluar, menyatakan bahwa hasil penyidikan tersebut sah. Artinya tidak ada prosedur yang dilanggar pihak manajemen. Karena mengingat sistem maintenance yang dilakukan pihak pengelola sudah berjalan," kata Budi di markas Polres Metro Jakarta Selatan.

Budi menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan, pengelola telah melakukan perawatan rutin terhadap lift yang jatuh tersebut, tiga hari sebelum peristiwa terjadi.

"Sehingga maintenance-nya ada. Termasuk data-data chek list spare part yang diganti. Artinya, yang menyebabkan terjadinya kecelakaan ini yaitu penumpangnya over capacity," tegas Budi.

Budi menjelaskan, saat kejadian, alarm dan rem lift berfungsi dengan baik. Namun, karena kelebihan muatan, lift akhirnya meluncur dari lantai 3 menuju basement.

"Alarm berfungsi dan kampas itu masih ngerem, dia masih melorot dari lantai 7 ke lantai 3. Setelah lantai 3, karena over capacity baru lift tersebut terhempas. Kalau alarm dan remnya tidak berfungsi itu jatuh dari lantai 7, kita bayangkan akan seperti apa itu."

"Kita juga menyelidiki apakah sling-nya, apa spare part tersebut masih layak, ya masih layak. Sesuai diameternya, ada ahli yang membuktikannya," terang Budi.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help