WartaKota/
Home »

Video

VIDEO: Anas Sebal dengan Setya Novanto

Terus terang saya waktu itu sebal dengan saudara Novanto ini," kata Anas di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

WARTA KOTA, JAKARTA - Anas Urbaningrum jadi saksi di persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP atau KTP elektronik tahun anggaran 2011-2012 di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Duduk di samping Setya Novanto sebagai saksi, Anas Urbaningrum mengungkapkan kekesalannya mengenai kasus hak angket Century beberapa tahun lalu.

Anas yang saat itu menjabat Ketua Umum Partai Demokrat dianggap gagal karena tidak berhasil melobi partai politik lain agar angket Bank Century tidak digulirkan.

Sementara, Novanto saat itu adalah ketua fraksi Partai Golkar yang sepakat tak sejalan dengan keinginan Anas.

"Ada yang mengecap saya sebagai ketua umum gagal karena gagal membendung Pansus itu dan gagal ketika kalah voting di DPR termasuk fraksi Pak Novanto. Terus terang saya waktu itu sebal dengan saudara Novanto ini," kata Anas di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Saat itu hakim anggota Anwar bertanya, apakah Anas tidak pernah dilobi pihak lain agar anggaran e-KTP bisa gol di DPR RI.

Anas mengatakan saat menjabat ketua fraksi sejak Oktober 2009, sudah mulai ada usulan angket Bank Century.

Karena dianggap bisa mengganggu stabilitas dan produktivitas Pemerintahan, maka Setya Novanto diperintahkan oleh Ketua Dewan Pembina yang saat itu adalah Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono agar fokus pada usaha membatalkan angket Century.

"Sejak itu kami berjibaku lobi sana sini agar itu tidak terjadi, tapi akhirnya toh di paripurna disetujui," kata Anas Urbaningrum.

Anas kemudian menambahkan lagi konsentrasi mereka kemudian fokus pada Pansus Bank Century.

"Jadi bisa dibayangkan konsentrasi kami," tukas Anas Urbaningrum.(*)

Editor: ahmad sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help