WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Konser di Singapura, Pasha Ungu Tidak Izin ke Kemendagri

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono mengaku belum menerima surat permohonan izin Wakil Wali Kota Palu tersebut.

Konser di Singapura, Pasha Ungu Tidak Izin ke Kemendagri
Arie Puji Waluyo
Pasha Ungu saat ditemui dalam peluncuran single Ungu 'Setengah Gila', di Kota Kasablanka Mall, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/3/2017). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -- Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu dikabarkan meninggalkan tugasnya sebagai pejabat publik dan memilih untuk mengikuti konser bersama grup band "Ungu" di Singapura.

Seperti dilansir Kompas.com, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono mengaku belum menerima surat permohonan izin Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu tersebut.

"Sepertinya belum ada (izin). Saya belum di-calling berkaitan hal itu," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Padahal, lanjut dia, kepala daerah wajib mengantongi izin terlebih dahulu kepada Dirjen Otda sebelum melakukan perjalanan dinas keluar negeri atau meninggalkan tugas di hari kerja.

Sumarsono mengatakan, seluruh kepala daerah seharusnya sudah mengetahui aturan tersebut. Meski demikian, hingga kini, Sumarsono belum mendapat laporan atau keluhan mengenai ulah Pasha tersebut.

"Pelanggaran pertama, Gubernur Sulawesi Tengah diperingatkan untuk memberikan peringatan tertulis pernyataan tidak puas kepada Wakil Wali Kota Palu. Apapun alasannya, dia menyanyi kek atau apa itu urusan lain," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta itu.

Sebelumnya Ketua DPRD Kota Palu, Muhammad Ibal Andi Magga mengkritik Pasha yang dianggap melanggar etika pejabat publik.

Sebab, dalam aturannya, wakil kepala daerah tidak boleh terlibat dalam suatu usaha atau badan usaha.

Sedangkan kegiatannya di Singapura dalam rangka usaha industri musik band Ungu.

"Coba baca kembali UU Pemda Nomor 23/2014 khususnya pasal 76 tentang larangan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah," kata Iqbal, Senin (27/03/2017).

Terkait dengan pelanggaran yang dilakukan, sanksi terberat yang akan dihadapi Wawali Kota Palu adalah pemberhentian. Apalagi, menurut Iqbal, saat menyanyi bersama bandnya di Singapura, Pasha tidak mengantongi izin dari pejabat berwenang.(Kurnia Sari Aziza)

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help