Usai Proyek Pembangunan Pengaman Pantai dan Reklamasi, Camat Penjaringan : Dibangun Rusun

Dikatakan Andri pembangunan rusun yang diketahui dibangun sebanyak 17 tower, akan dilakukan jika proyek pembangunan pengaman pantai diselesaikan tepat

Usai Proyek Pembangunan Pengaman Pantai dan Reklamasi, Camat Penjaringan : Dibangun Rusun
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
ILUSTRASI - Pembangunan Klaster D Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (25/2/2017). 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Camat Penjaringan, Mohammad Andri menanggapi terkait sebuah proyek pembangunan pengaman pantai tahap 2 paket 1 di dekat Rumah Pompa Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Proyek yang telah dikerjakan oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane beserta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), sejak tahun 2015 lalu, diharap Andri segera selesai sesuai jadwal.

"Memang benar di sana itu ada pembangunan pengaman pantai tahap 2 oleh BBWSCC. Saat ini proyek tersebut masih berjalan. Proyeknya, itu memasang tanggul laut atau juga National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Saya harap proyeknya itu diharuskan selesai tepat waktu," kata Andri, pada Minggu (26/3/2017)

Dijelaskan Andri kembali, bila di lokasi proyek itu nantinya akan dibangun rumah susun atau Rusun Muara Baru yang baru.

Dikatakan Andri pembangunan rusun yang diketahui dibangun sebanyak 17 tower, akan dilakukan jika proyek pembangunan pengaman pantai diselesaikan tepat waktu.

"Saya meyakinkan pihak BBWSCC agar proyek itu selesai tepat waktu. Sebab, kami dari pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bangun rumah susun yang baru di lokasi proyeknya itu sebanyak 17 tower rencananya. Maka, apabila proyek BBWSCC dan reklamasi pantainya juga belum selesai-selesai, alhasil Pemda DKI tidak bisa membangun rusun baru. Mau tak mau ya ini proyeknya harus rampung dikerjakan dulu," kata Andri.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved