Narkoba

Residivis Bawa 11 Kg Sabu Tewas Akibat Lawan Petugas

“Penyitaan sabu seberat 11.076 gram ini setidaknya dapat menyelamatkan lebih dari 55 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba,” imbuh Buwas.

Residivis Bawa 11 Kg Sabu Tewas Akibat Lawan Petugas
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kepala BNN Komjen Budi Waseso saat menggelar jumpa pers di kantor BNN, Cawang, Senin (27/3). 

WARTAKOTA,KRAMATJATI -- Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap sebuah jaringan narkotika internasional di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat dengan barang bukti sabu seberat 11.076 gram.

Dua orang pelaku ditangkap, sedangkan satu lainnya ditindaktegas hingga tewas akibat melawan petugas.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi BNN RI, BNNP Kalbar dan Bea Cukai Kalbar.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso menyatakan, pembongkaran kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat dan analisis intelijen tentang dugaan transaksi narkotika di Pontianak.

Pada tanggal 20 Maret 2017 akhirnya petugas menangkap GUS (31) dan WAH (21) sesaat setelah menyerahkan sabu kepada A (50) di Jalan Adi Sucipto, Simpang Tiga Sudarso, depan Terminal Oplet Sungai Raya, Kubu Raya Pontianak.

“Petugas langsung berusaha mengamankan A, namun pelaku melarikan diri dan melawan petugas sehingga ditindak tegas. A sempat dibawa ke rumah sakit namun tewas dalam perjalanan,” jelasnya saat menggelar jumpa pers di kantor BNN, Cawang, Senin (27/3).

Buwas menambahkan, menurut pengakuan GUS, dirinya sudah delapan kali menyelundupkan sabu selama 2017, sedangkan WAH telah tiga kali melakukan hal serupa.

Aksi kedua pelaku ini dikendalikan oleh YUD yang saat ini masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka yaitu GUS dan WAH, keduanya diketahui berperan sebagai kurir yang membawa sabu dari Kuching, Sarawak, Malaysia ke Pontianak melalui Entikong dengan menggunakan kendaraan roda empat,” ujar Buwas.

Saat di Entikong, pelaku sempat berganti mobil dan kembali melanjutkan perjalanan menuju Pontianak.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved