Kasus Narkoba

Ridho Rhoma Jadi Target Operasi Kepolisian

Penyanyi dangdut Ridho Rhoma (28) ditangkap pihak kepolisian Polres Jakarta Barat, karena kedapatan tengah mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Ridho Rhoma Jadi Target Operasi Kepolisian
Arie Puji Waluyo
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Langie memegang barang bukti yang disita dari Ridho Rhoma saat jumpa pers, Sabtu (25/3/2017) malam. 

GROGOL, WARTA KOTA - Penyanyi dangdut Ridho Rhoma (28) ditangkap pihak kepolisian Polres Jakarta Barat, karena kedapatan tengah mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Ridho Rhoma ditangkap disebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (25/3/2017) pukul 04.00 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Roycke Langie, sebelum penangkapan di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu pagi, polisi sudah terlebih dahulu melakukan pengintaian.

Baca: Ditangkap Karena Narkoba, Keluarga Ridho Rhoma Belum Tahu

"Kita sudah intai tersangka RR dan S selama dua pekan. Setelah dirasa cukup langsung kita lakukan penangkapan," kata Roycke Langie saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (25/5/2017).

Ia menambahkan, sebelum Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat melakukan penangkapan, pihaknya telah mengintai Ridho Rhoma saat berada di sebuah apartemen di Jakarta Pusat.

"Kita ikuti tersangka dari apartemen menuju hotel. Setelah ada gelagat, baru kita melakukan penangkapan," ucapnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 0,7 gram, dua alat isap sabu, dan dua butir pil psikotoprika jenis dumolid.

"Barang bukti yang berhasil ditemukan yang ada pada RR yaitu 0,7 gram jenis shabu beserta dengan bong alat hisapnya. Sedangkan S kedapatan bong dan dua pil jenis dumolid. Ini masuk kategori terlarang, yang dimaksud undang undang psikotropika," ujar Kombes Pol Roycke Langie. (Arie Puji Waluyo)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help