WartaKota/
Home »

Depok

IMB Terminal Terpadu Depok Sudah Terbit

IMB perpanjangan atau IMB baru proyek Terminal Terpadu Depok tersebut, sudah diterbitkan 23 Februari lalu.

IMB Terminal Terpadu Depok Sudah Terbit
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sebuah alat berat melakukan land clearing atau pemerataan tanah di sebagian lokasi lahan yang direncanakan untuk proyek terminal terpadu Depok, Kamis (23/3/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Pengajuan perpanjangan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek Terminal Terpadu Kota Depok, yang sebelumnya kedaluwarsa atau habis masa tenggang pada 9 Februari 2017 lalu, saat ini sudah kembali diterbitkan Pemkot Depok.

IMB perpanjangan atau IMB baru proyek Terminal Terpadu Depok tersebut, sudah diterbitkan 23 Februari lalu.

Sebelumya, IMB proyek Terminal Terpadu dinyatakan kedaluwarsa, karena setelah IMB diterbitkan, sampai 6 bulan kemudian pembangunan proyek oleh pengembang PT Andyka Investa belum juga dimulai, sampai masa tenggang berakhir.

Karenanya, setelah memperoleh IMB baru atau IMB perpanjangan, PT Andyka Investa selaku pemegang IMB proyek langsung memulai pembangunan dengan melakukan land clearing atau perataan tanah di sebagian lahan terminal terpadu yakni yang berada di sisi timur dan berbatasan dengan lahan Stadebar.

Dengan begitu, maka IMB tidak mungkin lagi kedaluwarsa, karena sebelum 6 bulan batas waktu berakhir, pembangunan sudah dimulai.

Hal itu dikatakan Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin kepada Warta Kota, Kamis (23/3/2017).

"IMB perpanjangan sudah diterbitkan 23 Februari lalu. Ini cukup cepat dan wajar, karena memang tidak ada rencana pembangunan yang berubah dan semua perizinan sebelumnya sudah lengkap," kata Muttaqin.

Untuk menghindari kembalinya IMB kedaluwarsa, kata Muttaqin, pihaknya langsung melakukan land clearing atau pemerataan tanah di sebagian lahan terminal di sisi belakang yang kini ditumbuhi semak belukar dan pepohonan.

"Sejak Rabu 22 Februari kemarin, land clearing atau perataan tanah dengan alat berat sudah mulai kami lakukan," kata Muttaqin.

Ini katanya menandakan pembangunan sudah dimulai sembari menunggu sengketa lahan Stasiun Depok Baru (Stadebar) antara PT KAI dan Kemenhub rampung, sehingga bisa digunakan untuk pengalihan kendaraan menjadi terminal sementara.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help