Penyelidikan Lift Jatuh Kecil Kemungkinan Ada Tersangka

Kecil kemungkinan ada yang jadi tersangka dalam kasus yang membuat 25 orang terluka itu.

Penyelidikan Lift Jatuh Kecil Kemungkinan Ada Tersangka
Warta Kota/Gopis Simatupang
Polisi melakukan olah TKP tragedi lift jatuh di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam kasus ambruknya sebuah lift di Blok M Square, pekan lalu.

Kecil kemungkinan adanya tersangka dalam kasus yang membuat 25 orang terluka itu.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Purwanta, mengatakan, sejauh ini penyidik telah memeriksa 13 saksi terkait jatuhnya lift di pusat perbelanjaan tersebut. Mereka terdiri dari para korban, manajemen, dan saksi ahli.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyidik belum menemukan kemungkinan adanya tersangka dalam kasus ini. Dugaan penyebab jatuhnya lift masih dikarenakan kelebihan muatan alias overload.

"Untuk tersangka, sejauh ini kita belum mengarah ke sana. Karena hasil penyelidikan lift itu jatuh karena overload," ujar Purwanta kepada Warta Kota, Rabu (22/3/2017).

Meski demikian, kata Purwanta, penyidik dari Puslabfor Mabes Polri tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari tahu penyebab pasti kejadian itu.

Bahkan, Minggu (19/3/2017) lalu polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) senyap alias tertutup setelah sehari sebelumnya melakukan olah TKP secara terbuka.

Selain agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi di Blok M Square, penyelidikan senyap dilakukan agar petugas bisa memperoleh petunjuk penyebab persitiwa naas itu secara leluasa.

"Hari Sabtu (18/3/2017) itu kita memang sudah melakukan olah TKP, tapi waktu itu kondisinya ramai karena mal tetap beroperasi. Kita tidak ingin mengganggu aktivitas di sana, akhirnya kita lakukan olah TKP lanjutan," bilang Purwanta.

Purwanta menambahkan, dari 25 korban ambruknya lift tersebut, tinggal dua orang yang masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Kebayoran Baru.

Sementara sisanya telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing untuk menjalani rawat jalan.

Sebelumnya diberitakan, sebuah lift di Blok M Square, Jalan Melawai V, Kebayoran Baru, merosot dari lantai tiga hingga basement, Jumat (18/3/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu lift dalam keadaan penuh diisi penumpang yang baru menunaikan salat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Iman di lantai 7 atau lantai paling atas. Diduga, saat itu lift disesaki 31 orang. Padahal kapasitas lift hanya 1.600 kilogram atau 24 orang.

Akibat peristiwa itu, 25 korban luka-luka. Beberapa di antaranya menderita patah tulang. Pengelola Blok M Square berjanji bertanggungjawab menanggung biaya pengobatan seluruh korban.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved