WartaKota/

Kasus Asusila

Siswi SMK Dicabuli Paman dan Sepupu Sejak Kelas 5 SD

Sungguh malang nasib IPF (16). Siswi kelas 2 SMK di Kota Bekasi itu dicabuli oleh pamannya, BRS (56) dan sepupunya, DD (22) sejak 2010.

Siswi SMK Dicabuli Paman dan Sepupu Sejak Kelas 5 SD
Acep Nazmudin
Kepala Polisi Resort Metro Bekasi Kota, Kombes Hero Henrianto Bachtiar di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (22/3/2017). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sungguh malang nasib IPF (16). Siswi kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bekasi itu dicabuli oleh pamannya, BRS (56) dan sepupunya, DD (22), sejak 2010 atau saat duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas 5.

Kepala Polisi Resort Metro Bekasi Kota, Kombes Hero Henrianto Bachtiar, mengungkapkan, kejadian bermula saat korban dititipkan oleh orang tuanya yang tinggal di Bogor, di rumah BRS, untuk di sekolah di Tambun, Bekasi.

Saat korban sudah duduk di bangku kelas 5 SD, atau pada 2010, BRS baru memulai aksinya saat korban tengah tertidur.

"Saat malam hari, pelaku mencabuli korban dengan cara memegang-megang payudara dan kemaluan korban," kata Hero, di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (22/3/2017).

Selang beberapa hari, BRS kemudian mengulangi aksi bejatnya, dengan disertai ancaman, pelaku memaksa korban untuk disetubuhi.

"Pelaku menampar pipi korban, dan mengancam akan dipukul kalau tidak dituruti permintaannya," ungkap Hero.

Selain BRS, korban juga mendapatkan perlakuan cabul dari sepupu korban DD (22), yang tinggal satu rumah.

Menurut keterangan korban yang disampaikan polisi, DD melakukan aksi bejatnya dua tahun setelah ayahnya, yakni pada 2012.

Baik pelaku BRS maupun DD, melakukan pencabulan dari 2010 sampai Oktober 2016 disertai ancaman mulai dari pemukulan hingga akan dibunuh.

Sehingga korban tidak berani melaporkan kejadian ini ke siapapun.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help