WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Koran Warta Kota

Taufik: Plt Gubernur Butuh 57.000 Blangko, Dinas Dukcapil Minta 500.000 Blangko ke Kemendagri

Mohamad Taufik mempertanyakan permohonan Dinas Dukcapil kepada Kemendagri untuk mengeluarkan 500.000 blangko KTP elektronik.

Taufik: Plt Gubernur Butuh 57.000 Blangko, Dinas Dukcapil Minta 500.000 Blangko ke Kemendagri
Jessi Carina/Kompas.com
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menanggapi soal anggota DPRD Fraksi Gerindra Muhammad Sanusi yang menjadi target Operasi Tangkap Tangan KPK, Jumat (1/4/2016). 

WARTAKOTA, PALMERAH-- Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mohamad Taufik, mempertanyakan permohonan Dinas Dukcapil kepada Kemendagri untuk mengeluarkan 500.000 blangko KTP elektronik.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyebutkan hanya butuh hanya butuh 57.000 blangko.

“Kenapa Dukcapil DKI memintanya 500.000 blangko? Padahal Sumarsono menyebut hanya butuh 57.000 blangko. Ini harus diantisipasi karena takutnya justru disalahgunakan untuk kepentingan Pilkada 2017,” kata Taufik di Posko Pemenangan Anies-Sandi Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Dengan banyaknya blangko yang diterima, dikhawatirkan akan digunakan untuk warga yang sebenarnya tidak berhak.

Dengan kata lain ada keterlibatan Dukcapil untuk memainkan penyerahan e-KTP untuk keperluan pencoblosan pada putaran kedua nanti.

Selain itu, berdasarkan evaluasi daftar pemilih tetap (DPT) putaran pertama, dibantu oleh tim alumni ITB, pihaknya menemukan sekitar 300.000 lebih DPT invalid di Jakarta dengan 12 kategori.

“Seperti di Jakarta Barat. NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang tidak berjumlah 16 digit saja ada 12.174, NIK berakhiran “0000” ada 7, NIK Kode kab/kota “00” ada 67, kartu keluarga (KK) berdomisili diluar DKI 2.963, KK berdomisili diluar Jakarta Barat ada 4604,” kata Taufik.

Selain itu, KK format tanggal perekaman tidak terbaca format tanggal ada 1.009, KK terbit sebelum 2005 ada 147, KK terbit setelah penetapan DPT 6 Desember 2016 ada 620, NIK format tanggal tidak terbaca atau tidak sesuai jenis kelamin ada 3.650.

Kemudian, NIK kode propinsi diluar dalam wilayah kependudukan ada 15, NIK Kode kabupaten/kota diluar dalam wilayah kependudukan 2805, dan NIK kode kecamatan diluar dalam wilyah kependudukan ada 792.

Total dari 12 kategori itu berjumlah 28.853 daftar pemilih invalid. Selain itu, ada daftar pemilih ganda yang berjumlah 477.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help