Risers Datsun Kunjungi Lokasi Persemedian Raja Bantimurung

Belasan risers atau pengguna mobil Datsun tersengal-sengal di Goa Batu, Taman Nasional Bantimurung, Kabupaten Maros.

Risers Datsun Kunjungi Lokasi Persemedian Raja Bantimurung
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Obyek ini disebut Taman Batu karena dipenuhi batu karang dan kapur dengan bentuk yang natural. Bentuknya apa adanya karena fenomena alam, bukan hasil sentuhan manusia. Menurut penduduk sekitar, konon dahulu kala wilayah setempat merupakan dasar laut. 

WARTA KOTA, MAKASSAR -- Belasan risers atau pengguna mobil Datsun tersengal-sengal di Goa Batu, Taman Nasional Bantimurung, Kabupaten Maros pada Senin (20/3/2017) siang.

Lubang hidung dan mulutnya terbuka besar.

Kedua panca indra itu saling 'memburu' oksigen ke dalam tubuh.

Nafasnya begitu berat, karena berjalan kaki sejauh dua kilometer.

Perjalanan cukup melelahkan, soalnya medan yang dilalui menanjak.

Mereka melangkahi 115 anak tangga dan berjalan kaki dengan medan yang lurus dan berliku sejauh 1,8 kilometer.

Tidak hanya itu, coran semen yang menjadi pijakan mereka juga terlihat licin akibat guyuran hujan.

Meski begitu, mereka tetap bersemangat menyusuri medan untuk menyaksikan langsung Goa Batu.

Konon Goa Batu dijadikan tempat persemedian Karaeng Toakala, raja setengah kera dan manusia di Bantimurung.

Selama perjalanan, para risers disuguhkan pemandangan air terjun yang memukau dari Telaga Toakala di sisi kanan jalan.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help