WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Preman Pukuli Buruh Sampai Tewas Lantaran Mabuk Miras Oplosan

Versi pelaku, saat hendak diminta uang untuk membeli minuman ketiga kalinya, dia menolak sampai akhirnya cekcok dan berkelahi.

Preman Pukuli Buruh Sampai Tewas Lantaran Mabuk Miras Oplosan
Warta Kota
Ilustrasi penganiayaan oleh pemabuk. 

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN -- Riyanto (37), preman yang memukuli seorang buruh sampai tewas di jalanan, diduga lantaran mabuk Miras oplosan.

Korban adalah Tan Ceng An (48), warga Tangerang.

Dia ditemukan tewas dengan luka di tangan, kepala, dan tubuh bagiam belakang.

Peristiwa terjadi di kolong tol di Jalan Petak Seng, RT 8/6, Kelurahan Jelambarbaru, Kecamatan Grogolpetamburan, Jakarta Barat, Senin (20/3/2017) dinihari 00.30.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjungduren, Ajun Komisaris Rensa mengatakan, saat diringkus, Riyanto sedang mabuk.

"Dia kami tangkap di pinggir jalan sekitar 1 kilometer dari lokasi pemukulan," kata Rensa ketika dihubungi Wartakotalive.com, malam ini.

Saat diringkus, Riyanto masih dalam kondisi baju berlumuran darah dan sulit diajak bicara.

Begitu sadar, Riyanto bercerita bahwa dirinya diajak mabuk oleh 2 pria. Salah satunya korban.

Saat hendak diminta uang untuk membeli minuman ketiga kalinya, dia menolak sampai akhirnya cekcok dan berkelahi.

Polisi tak percaya cerita Riyanto. Sebab bertolak belakang dengan hasil otopsi dan keterangan para saksi.

"Di lambung korban tak ditemukan alkohol. Istri korban juga cerita kalau suaminya tak suka mabuk-mabukan," kata Rensa.

Lalu beberapa saksi melihat kalau tadinya Riyanto dan korban jalan bersama, lalu adu mulut dan akhirnya saling pukul sampai korban terkapar.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help