WartaKota/

Pembebasan Lahan Bandara Soetta Bergejolak dengan 8 Tuntutan Warga

Jika 8 tuntutan itu tak dipenuhi, warga akan menggelar aksi susulan dalam skala besar-besaran.

Pembebasan Lahan Bandara Soetta Bergejolak dengan 8 Tuntutan Warga
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jika masyarakat tak memeroleh ganti rugi yang maksimal, mereka pun tak punya uang lagi untuk membeli atau membangun rumah. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Proyek pembebasan lahan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang menemui gejolak.

Warga yang bidangnya terdampak pada pembebasan lahan terkait proyek ini menuntut agar diperlakukan secara adil.

Perwakilan masyarakat Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang tergusur terkait proyek landasan pacu pesawat menggelar mediasi dengan pihak PT Angkasa Pura II pada Senin (20/3/2017).

Mereka melayangkan 8 tuntutan agar proses pembebasan lahan dapat dilakukan.

"Tuntutan kami yang pertama yaitu ganti rugi harus sesuai, kami minta Rp. 6 juta untuk per meternya," ujar Ustaz Limar tokoh masyarakat Rawa Rengas, saat ditemui Warta Kota di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Senin (20/3/2017).

Ia menambahkan, dalam proses mediasi ini agar menemui harga maksimal untuk kesepakatan.

Warga meminta agar pihak AP II mengkaji ulang dalam proses ganti rugi tersebut.

"Kemudian banyak warga juga yang bangunannya terkena gusuran. Warga membangun rumah di tanah milik orang lain, tapi tidak mendapat ganti rugi soal bangunan itu," ucapnya.

Jika masyarakat tak memeroleh ganti rugi yang maksimal, mereka pun tak punya uang lagi untuk membeli atau membangun rumah.

Maka dari itu, warga meminta agar mendapatkan lahan untuk kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help