WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Massa Anti-Ahok Sebut Ada Tiga Hal Kenapa Harus Memilih Gubernur Muslim

Massa anti Ahok dalam orasinya menyerukan untuk memilih gubernur muslim pada pemilihan gubernur DKI 2017 nanti.

Massa Anti-Ahok Sebut Ada Tiga Hal Kenapa Harus Memilih Gubernur Muslim
Joko Supriyanto
Salah satu orator aksi massa anti Ahok saat menyampaikan orasinya di Kementerian Pertanian, Selasa (7/3/2017). 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Massa anti Ahok dalam orasinya menyerukan untuk memilih gubernur muslim pada pemilihan gubernur DKI 2017 nanti.

Salah satu orator diatas mobil komando mengatakan bahwa ada tiga hal kenapa mewajibkan memilih gubernur muslim. Yaitu berdasarkan agama, keadilan dan sejarah.

"Kenapa kita diwajibkan untuk memilih gubernur muslim, pertama agama kita itu islam, yang kedua adalah keadilan, dan yang ketiga adalah sejarah, bahwa sejarah jakarta ini didirikan oleh ulama," katanya diatas mobil komando, Selasa (21/3/2017).

Ia merincikan bahwa hal pertama adalah agama, jika dilihat jakarta ini mayoritas adalah beragama Islam, untuk itu hal tersebut menjadi salah satu hal yang mewajibkan untuk memilih gubernur muslim.

"Dalam ajaran kita itu memang dilarang untuk memilih gubernur non muslim, dan ulama itu mengajarkan seperti itu, perintah allah sangat jelas," katanya.

Selain agama, keadilan menjadi salah satu hal kenapa harus memilih gubernur muslim, karena masyoritas penduduk jakarta adalah beragama Islam.

"Kalo dibali mayoritas penduduknya beragama hindu, dan gubernurnya beragama hindu dan itu tidak masalah, coba lihat lagi manado, gubernurnya kristen karena penduduknya mayoritas beragama kristen dan itu tidak ada masalah juga, nah ini jakarta mayoritas islam masa dipimpin non muslim, dan hal ini tidak adil," katanya.

Selain agama, Keadilan ada satu hal lagi yaitu adalah sejarah, lanjut orator, menurutnya bahwa sejarah Jakarta pada mulanya didirikan oleh seorang ulama yaitu Fatahillah, selain itu lambang Jakarta juga menujukan bahwa jakarta itu kota muslim.

"Coba liat lambang jakarta beda sama yang lainnya, coba jawa barat lambangnya kujang, surabaya buaya hiu, jakarta liat lambang DKI-nya, monas ada kubahnya dan itu menunjukan bahwa kota jakarta terkenal religius," katanya. (Joko Supriyanto)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help