WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kasus Asusila

Imbas Kasus Paedofilia, Kemenkominfo Perketat Pemantauan Situs Berkonten Pornografi

Karo Humas Kemenkominfo Noor Iza menyatakan, hingga saat ini pihaknya sudah menutup ribuan situs pornografi.

Imbas Kasus Paedofilia, Kemenkominfo Perketat Pemantauan Situs Berkonten Pornografi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Saleh 

WARTA KOTA, MENTENG - Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Noor Iza menyatakan hingga saat ini pihaknya sudah menutup ribuan situs pornografi.

"Ada 774.000 lebih situs yang sudah ditutup," ujarnya saat ditemui di Sekertariat KPAI, Jalan Tengku Umar Nomor 10-12, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017).

Ia menambahkan, ribuan akun-akun di jejaring sosial yang bermuatan konten negatif telah ditutup oleh Kemenkominfo sejak 2016 dan hingga kini pemantauan masih terus dilakukan.

"Kalau akun saat ini ada sekitar per 2016, twitter 3200, Facebook dan Instagram ada 1.300 lebih, Youtube 1.100 lebih dan telegram dua yang ditutup penyedia konten," kata Iza.

Penutupan akun-akun tersebut dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan pihak penyedia konten apabila terindikasi menggunggah adegan-adegan berkonten negatif berupa video dan foto.

"Intinya mengenai akun kita harus melakukan komunikas dengan penyedia konten dan itu intensif kami lakukan komunikasi, apabila ada konten negatif kami report dan saat ini sedang bagus-bagusnya, mereka merespon dengan cepat," tuturnya.

Penemuan kasus paedofilia melalui akun jejaring sosial bernama Official Loli Candy's Group di Facebook yang terjadi baru-baru ini, membuat pihaknya akan lebih memperketat pengawasan mengenai situs-situs berbau pornografi.

Komisi Perlindungan Anak Indonsia (KPAI) bersama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Komunikasi (Kemenkoinfo) bersama-sama merapatkan barisan untuk penanganan kasus tersebut. (Rangga Baskoro)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help