Home »

News

» Jakarta

Sidang Ahok

Djan Faridz: Umat Islam Pemaaf, Kasus Ahok Harusnya Selesai

Djan menambahkan, Ahok telah berulang kali menyampaikan permohonan maaf terkait pidatonya yang menyinggung kitab agama lain.

Djan Faridz: Umat Islam Pemaaf, Kasus Ahok Harusnya Selesai
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz (tengah) bersama Waketum DPP PPP Humphrey Djemat (kiri), memberikan keterangan pers terkait pemecatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung, di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (13/3/2017). 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Djan Faridz menghadiri sidang ke-15 dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta itu mengaku kehadirannya untuk mendengar pernyataan para ahli, khususnya ahli Agama Islam, KH Ahmad Ishomuddin.

"Jadi saya ingin betul-betul mendengar dari beliau, sebetulnya apa sih kesalahan dari Pak Basuki? Karena saya ini orang awam yang tidak terlalu dalam mengerti mengenai hukum di Indonesia," ujarnya.

Djan menambahkan, Ahok telah berulang kali menyampaikan permohonan maaf terkait pidatonya yang menyinggung kitab agama lain.

Di sisi lain, menurut Djan, Umat Islam adalah umat pemaaf. Karena itu, dia merasa kasus yang menjerat mantan Bupati Belitung Timur tersebut mestinya selesai.

"Terlepas salah atau tidak salah, beliau (Ahok) sudah memohon maaf, dan ada beberapa ulama secara jelas memaafkan beliau, artinya perkara sudah selesai," tegas Djan.

Dia pun membandingkan kasus Ahok dengan di Arab Saudi. Djan menyebut, meskipun Arab Saudi menganut hukuman mati, apabila pihak keluarga korban telah memberi maaf kepada terdakwa, maka perkara itu dianggap selesai.

"Bayangkan, terpidana yang siap dipancung, untuk dipenggal lehernya, apabila keluarga korban menyatakan memaafkan terpidana, pedang itu diangkat dan selesailah perkaranya. Itulah Islam yang pemaaf," papar Djan. (*)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help