WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Bakal Direvitalisasi, Warga Takut Tidak Bisa Tinggal di Rumah Susun Karang Anyar Lagi

Rumah susun (Rusun) Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat segera direvitalisasi.

Bakal Direvitalisasi, Warga Takut Tidak Bisa Tinggal di Rumah Susun Karang Anyar Lagi
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Rumah Susun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, SAWAH BESAR - Rumah susun (Rusun) Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat segera direvitalisasi.

Sebelum direvitalisasi, akan dilakukan pengkajian dan penyusunan anggaran terlebih dahulu. Pantauan Warta Kota, Rusun Karang Anyar memang perlu direnovasi. Beberapa dinding rusun cat-nya sudah banyak yang terkelupas, bahkan beberapa ditumbuhi lumut.

Saluran air juga tampak kurang memadai, walau aliran air lancar. Menurut salah satu pengurus Rumah Susun Karang Anyar yang engan menyebutkan namanya, renovasi ringan pernah dilakukan.

"Kalau fisik sendiri belum pernah direnovasi, tapi paling hanya seperti atap bocor, itu saja," katanya saat ditemui Warta Kota, Senin (20/3/2017).

Rumah Susun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat
Rumah Susun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Bangunan yang berdiri sejak 1987 ini memiliki empat blok. Setiap blok memilik empat lantai. Dahulunya, rusun ini dibangun untuk korban kebakaran di kawasan Karang Anyar pada 1985.

Pria yang juga menjadi warga Rusun Karang Anyar ini berharap, sebelum rusun direvitalisasi, pemerintah melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Menurutnya, penghuni rusun bukanlah warga yang memiliki penghasilan lebih.

"Kalau pindah kan butuh proses ditambah. Warga disini kan juga bisa dibilang kebanyakan kerja serabutan, belum lagi mereka pindah harus cari kontrakan untuk tempat tinggal sementara," tuturnya.

Revitalisasi, lanjutnya, menuai pro dan kontra, Warga yang tidak setuju takut jika nantinya rusun selesai direvitalisasi, mereka tidak bisa tinggal di sana lagi.

"Bisa dikatakan warga di sini setuju dan tidak setuju. Tapi ya mau bagaimana lagi, orang ini rusun juga bukan milik kita kan. Tapi mereka yang tidak setuju karena nanti takut enggak bisa tinggal di sini lagi, atau bahkan sewanya mahal," ungkapnya.

Rumah Susun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat
Rumah Susun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)
Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help