Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Alasan Anies-Sandi Tolak Reklamasi karena Tidak Ingin Warga Dimiskinkan

Pembangunan pulau di Teluk Jakarta itu mengakibatkan rusaknya ekosistem yang berujung pada menurunnya pendapatan para nelayan.

Alasan Anies-Sandi Tolak Reklamasi karena Tidak Ingin Warga Dimiskinkan
Warta Kota/Dwi Rizki
Menjawab permintaan para investor terkait reklamasi, Sandi menegaskan, reklamasi harus dibatalkan karena terbukti menyalahi aspek hukum dan lingkungan serta merugikan para nelayan. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Bukan hanya menyalahi hukum serta merusak lingkungan, alasan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno menolak reklamasi dikarenakan ketidakadilan.

Pasalnya, pembangunan pulau di Teluk Jakarta itu menyebabkan rusaknya ekosistem yang berujung pada menurunnya pendapatan para nelayan.

Keluhan atas reklamasi pulau kembali disampaikan warga ketika Sandiaga Salahudin Uno berdiskusi dengan warga Kamal Muara pada Minggu (19/3/2017) kemarin.

Nuri, warga RT 01/04 misalnya, dirinya yang merupakan pencari kerang mengaku kesulitan lantaran kerang kini sulit ditemukan.

"Saya minta tolong bang, ke depannya program apa yang akan dilakukan kalau pak Anies sama bang Sandi kepilih nanti (memimpin Ibu Kota)? bagaimana nasib para nelayan, selama ini kita susah karena ada proyek reklamasi," tanyanya kepada Sandi.

Hal serupa pun disampaikan oleh Syamsudin, Ketua RT 07/04 Kamal Muara. Dirinya yang mengaku vokal dalam menyuarakan penolakan reklamasi justru dipenjara.

Sementara reklamasi terus dilakukan, padahal ribuan warga yang diketahui berprofesi sebagai nelayan menolak.

"2005-2006 saya adalah salah satu orang yang menolak reklamasi, saya bersama teman-teman nelayan mulai dari Cilincing- Marunda menyatukan suara untuk menolak reklamasi. Tapi ujung-ujungnya saya dipenjarakan sehari semalam di kantor polisi, katanya untuk mencegah adanya provokasi. Saya ingin kepastian ke depannya pak," ungkapnya.

Menentang warga, Sandi kembali menegaskan jika dirinya bersama Anies Rasyid Baswedan sepakat untuk menghentikan reklamasi.

Tidak berhenti, dirinya pun akan membangun kawasan Kamal Muara lewat usaha berbasis kelautan serta meningkatkan pendidikan bagi anak-anak di wilayah Kamal Muara yang diketahui banyak yang putus sekolah.

"Kita ingin membangun usaha kerakyatan, usaha berbasis kelautan, ekonomi berbasis pesisir. Terutama soal pendidikan, karena tiga dari sepuluh anak di Jakarta Utara diketahui putus sekolah. Lewat pendidikan, kita akan putus mata rantai kemiskinan, lewat pendidikan kesempatan," katanya.

"Kita tolak reklamasi karena kami tidak ingin warga dimiskinkan lewat kebijakan pemerintah pelan-pelan, akhirnya para nelayan tersingkirkan sendiri karena tidak dapat hidup di DKI Jakarta. Saya tekankan kalau ke depannya reklamasi kita hentikan," katanya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help