Home »

News

» Jakarta

Sidang Ahok

Ahli Bahasa UI: Orang Bisa Pakai Apa Saja untuk Membohongi

Di hadapan majelis hakim, Rahayu menyatakan, pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada September 2016, tidak menyebutkan Alquran sebagai sumber kebohongan.

Ahli Bahasa UI: Orang Bisa Pakai Apa Saja untuk Membohongi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjalani sidang lanjutan sebagai terdakwa dugaan penistaan agama, yang digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Profesor Rahayu Sutiarti, ahli bahasa dari Universitas Indonesia, dihadirkan dalam persidangan dugaan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Di hadapan majelis hakim, Rahayu menyatakan, pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada September 2016, tidak menyebutkan Alquran sebagai sumber kebohongan. 

Baca: Hasil Analisis Ahli Linguistik, Ucapan Ahok di Kepulauan Seribu Bermakna Jangan Percaya Gosip

Rahayu menilai, Surat Al Maidah ayat 51 di dalam Alquran bukanlah sebuah kebohongan. Namun, siapa saja bisa menggunakan hal apapun untuk membohongi orang lain. 

Baca: Tiga Ahli Siap Berikan Keterangan yang Meringankan Ahok

"Saya bukan ahli Agama Islam, tapi menurut saya Surat Al Maidah 51, sebuah surat dalam Alquran, bukan merupakan kebohongan. Tetapi, orang bisa pakai apa saja untuk membohongi," ujar Rahayu.

Pandangan itu diungkapkan Rahayu usai menjelaskan penggalan ucapan Ahok dalam pidatonya yang berbunyi 'jangan mau dibohongi pakai Surat Al Maidah ayat 51, macam-macam itu'. 

Baca: Jaksa: Penafsiran Terdakwa Soal Al Maidah 51 Bisa Pecah Belah Bangsa

Berdasarkan penggalan pidato tersebut, Rahayu mengartikan Ahok mengungkapkan ada orang yang menggunakan Al Maidah ayat 51 untuk membohongi. Rahayu tak sepakat jika Al Maidah dijadikan sumber kebohongan dalam pidato Ahok.

"Karena ada kata pakai dijadikan alat untuk membohongi. Seandainya pembicara menggunakan kata merujuk, berarti Al Maidah sumber. Tapi dia tak menggunakan kata tersebut," tutur Guru Besar UI tersebut.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help