WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Tim Anies- Sandi Pertanyakan Permintaan 500.000 Blanko e-KTP Dinas Dukcapil DKI Jakarta

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi, membantah bahwa pihaknya melakukan kecurangan untuk Pilgub DKI 2017.

Tim Anies- Sandi Pertanyakan Permintaan 500.000 Blanko e-KTP Dinas Dukcapil DKI Jakarta
Kompas.com
Ilustrasi. 

Selain itu, kata dia, ada Daftar Pemilih ganda yang berjumlah 477.

"Nomor KK itu terdiri dari 16 digit, 6 digit pertama kode wilayah, 6 digit kedua tanggal lahir, 6 digit ketiga nomor urut penerbitan NIK. Jadi nggak ada tuh yang 0000 akhirnya. Suket kolektif juga kami pertanyaan kepada dukcapil. Ini upaya Dukcapil menyumbang kecurangan. Untuk aparat penegak hukum, siapapun yang menang, tetap aja aparat. Kalau kita lapor nggak pernah ditindaklanjuti, ini kasus lama baru ditindaklanjuti," tegasnya.

Bantah

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi, membantah bahwa pihaknya melakukan kecurangan untuk Pilgub DKI 2017.

“Permohonan 500.000 blanko KTP elektronik, itu jangan dikaitkan dengan Pilkada. Karena sejak perekamana dilakukan 2016, lebih dari 300.000 belum dicetak, kami kehabisan blanko dari Kemendagri. Jadi untuk menerbitkan KTP itu tidak segampang yang dipikirkan orang. Karena, seluruh persyaratan harus dilengkapi dan apabila dari daerah lain harus ada jaminan tinggal,” tegasnya.

Selain itu, permintaan blanko tersebut, juga dibutuhkan untuk warga yang sudah merekam namun belum mendapatkan e-KTP. Selain itu blanko juga untuk keperluan mutasi penduduk.

“Belum lagi nanti ada pendatang baru dari daerah harus ganti DKI. KTP rusak dan hilang. Belum lagi yang masa KTP-nya berakhir. Jadi jangan dilihat dari sisi Pilkada, lihat kepentingan KTP. Kepentingan KTP juga dibutuhan untuk masyarakat dan layanan publik," katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help