Simulasi UNBK di Tangerang, Siswa Sempat Gugup karena Susah Login

Para murid SMP negeri dan swasta di Tangerang menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (20/3/2017).

Simulasi UNBK di Tangerang, Siswa Sempat Gugup karena Susah Login
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 24 Tangerang, Senin (20/3/2017). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Para murid SMP negeri dan swasta di Tangerang menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (20/3/2017).

Mereka terlihat begitu serius mengerjakan soal demi soal, dalam mengoperasikan komputer yang ada.
Nasya, siswi SMPN 24 Tangerang, mengaku percaya diri mengikuti simulasi UN online ini. Ia berharap agar proses UNBK nanti dapat berjalan lancar tanpa kendala.

"Awalnya sih gugup, tapi ke sana-sananya sudah enak ngerjain soalnya," ujar Nasya saat ditemui di SMPN 24 Tangerang.

Gadis kelas IX tersebut menjelaskan, pada simulasi ini dirinya tidak lagi merasa gugup saat harus log-in pada web Pusdiknas. Padahal, awalnya Nasya mengaku membutuhkan waktu hingga 10 menit untuk bisa Log-in.

Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 24 Tangerang, Senin (20/3/2017).
Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 24 Tangerang, Senin (20/3/2017). (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

"Kita kan jadi panik kalo enggak bisa log-in, takut enggak lulus. Makanya alhamdulillah hari ini lancar enggak ada trouble, jadi ngerjain soalnya juga bisa nyaman," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Naufal, teman sekelas Nasya. Naufal mengungkapkan dirinya mampu menyelesaikan semua soal yang diujikan.

"Mudah-mudahan nanti pas pelaksanaan UNBK semua berjalan lancar tidak lagi ada masalah," harapnya.

Sementara, Kepala SMPN 24 Kota Tangerang Suhardi, mengaku puas dengan pelaksanaan simulasi ini. Sebab, simulasi bisa mengevaluasi kekurangan yang ada.

"Tadi pagi sebenarnya sempat ada trouble, ada beberapa komputer yang tak bisa Log-in. Tapi, setengah jam sebelum pelaksanaan semua komputer sudah bisa log-in," ungkap Suhardi.

Namun, guna menghindari kejadian serupa saat pelaksanaan UNBK nanti, dirinya akan menyiapkan dua komputer cadangan pada setiap ruangan.

"Kita akan antisipasi dengan komputer atau laptop tambahan, bahkan satu unit genset juga akan disiagakan," paparnya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help