WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Polres Jakbar Dilaporkan ke Komnas HAM, tapi Korban Sebut Dibotaki untuk Buang Sial

Polres Metro Jakarta Barat bereaksi menanggapi pelaporan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) ke Komnas HAM.

Polres Jakbar Dilaporkan ke Komnas HAM, tapi Korban Sebut Dibotaki untuk Buang Sial
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Rubby, sebelah kiri, rambutnya dibotaki untuk buang sial. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Polres Metro Jakarta Barat bereaksi menanggapi pelaporan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) ke Komnas HAM oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Senin (20/3/2017).

Sebelumnya Polres Jakbar dilaporkan ke Komnas HAM karena diduga melakukan pembiaran di ruang tahanan. Akibatnya salah satu tahanan, Rubby Peggy, diplonco dan dibotaki oleh tahanan lain.

Polisi menghadapkan Rubby ke media.

Rubby pun bercerita soal apa yang dialaminya di ruang tahanan.

Soal masalah rambutnya yang plontos, Peggy mengaku tidak ada yang memaksanya.

Dia yang menginginkan hal tersebut.

"Saya merapikan rambut. Ingin terlihat rapih. Saya ingin buang sial. Awalnya, saya potong kumis, terus melihat rambut gondrong, saya sekalian (dicukur)," kata Peggy.

Dia mengaku, tidak ada perpeloncoan di tahanan.

Dia meminta kepada petugas untuk mencukur rambutnya.

"Setelah itu, saya dibantu Monti (sesama tahanan) untuk memangkas habis rambutnya," ucap Peggy.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help