WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Pelayanan Suket Bakal Dihentikan Pada H-3 Pemungutan Suara Putaran Kedua

Warga diwajibkan membawa e-KTP atau surat keterangan (suket), saat pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Pelayanan Suket Bakal Dihentikan Pada H-3 Pemungutan Suara Putaran Kedua
Warta Kota
Logo Pilkada DKI 2017 

WARTA KOTA,TANJUNG PRIOK - Warga diwajibkan  membawa Kartu Tanda Penduduk elektronik alias e-KTP atau surat keterangan (suket), saat pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI‎ Jakarta Edison Sianturi mengatakan, pelayanan atau penyebaran suket rencananya dihentikan pada H-3 jelang pemungutan suara pada 19 April 2017.

"Kita mengusulkan, pada H-3 menjelang Pilkada DKI tidak ada lagi pelayanan‎ suket," kata Edison kepada Warta Kota, Senin (20/3/2017).

Edison menjelaskan, penghentian pelayanan suket bertujuan untuk kelancaran pilkada, yang merupakan usulan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Terkait hal ini, sudah merupakan usulan dari dua instansi itu (Bawaslu dan KPU). Untuk hal ini ya kita tunggu seperti apa keputusan KPU dan Bawaslu nantinya," papar Edison. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help