WartaKota/
Home »

Seleb

» Gosipi

KPAI Tangani Masalah Anak Ayu Ting Ting

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turun tangan mengurusi masalah anak Ayu Ting Ting dan mantan suaminya Henry Baskoro Hendarso alias Enji.

KPAI Tangani Masalah Anak Ayu Ting Ting
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
KPAI turun tangan mengatasi masalah anak Ayu Ting Ting dan mantan suaminya. 

MENTENG, WARTA KOTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan menindak lanjuti, pemberitaan viral mengenai Henry Baskoro Hendarso alias Enji, yang kesulitan bertemu dengan anaknya.

Enji dikabarkan kesulitan bertemu buah hati pernikahannya bersama pedangdut Ayu Ting Ting (24), Bilqis Khumairah Razak.

Sekertaris Jendral KPAI, Rita Pranawati menegaskan akan mengambil alih permasalahan Enji dan presenter yang akrab disapa Ayu itu, demi kelangsungan hidup anak.

"Pastinya karena berita ini menjadi perhatian publik, pastinya kita akan menanggapi dan menindak lanjuti persoalan Enji dengan Ayu. Intinya demi kelangsungan anak," kata Rita Pranawati, saat ditemui di gedung KPAI, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Rita menambahkan, KPAI akan menelusuri pemalsuan akta kelahiran Bilqis, yang diduga tidak memasukan nama Enji ke nama belakang anaknya itu.

"Meskipun sudah lapor atau belum lapor Enji nya, kami akan telusuri. Ini demi proses perlindungan hak anak, termasuk itu," ucapanya.

Namun, Rita belum memastikan kapan KPAI akan menindak lanjuti dan menelusuri isu pemalsuan akta kelahiran.

"Kita sedang dlm progres menyusun strategi. Tapi, setelah ditelusuri Ayu benar-benar tidak memasukan nama ayahnya Bilqis (Enji) ke akta kelahiran, Ayu pastinya salah dan melanggar Undang-Undang," jelasnya.

Lanjut Rita, KPAI sebagai lembaga perlindungan anak akan melaporkan Ayu ke pihak kepolisian, jika memang benar-benar tidak memasukan nama Enji ke akta kelahiran Bilqis.

"Jika tidak dimasukan, Ayu melanggar pasal UU Administrasi Kependudukan. Pastinya akan kita tindak lanjuti," ujar Rita Purnawati. (Arie Puji Waluyo).

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help