Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Polres Jakbar Dilaporkan ke Komnas HAM, Polisi : Kasus Rubby Tak Terkait Pilkada DKI

AKBP Andi Adnan menolak apabila kasus penganiayaan yang dilakukan Rubby Peggy dikaitkan dengan ketidaknetralan Polres Jakbar dalam Pilkada DKI.

Polres Jakbar Dilaporkan ke Komnas HAM, Polisi : Kasus Rubby Tak Terkait Pilkada DKI
Kompas.com
Ilustrasi pengeroyokan. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Andi Adnan, menolak apabila kasus penganiayaan yang dilakukan Rubby Peggy dikaitkan dengan ketidaknetralan Polres Jakbar dalam Pilkada DKI.

"Ini murni tindak pidana. Korban sendiri yang melapor. Tidak ada hubunganna dengan politik (Pilkada DKI)," kata Andi ketika dihubungi Wartakotalive.com, Sabtu (18/3/2017).

Andi menjelaskan Rubby dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

"Saksi-saksi juga sudah kami periksa dan barang bukti pun sudah kami pegang," jelas Andi.

Andi menjelaskan, terkait kasus Rubby, pihaknya kini tengah memburu 2 tersangka lain.

"Masih di lapangan anggota sampai hari ini. Memburu 2 pelaku lainnya," kata Andi.

Kasus Rubby Peggy mencuat setelah disebut mendapat perlakuan diskriminatif di tahanan Polres Metro Jakarta Barat.

Rubby dibotaki oleh tahanan lain yang tak terawasi oleh petugas dan tak diperbolehkan menyimpan sarung serta celana panjang.

Tim pengacara Rubby dari Advokad Cinta Tanah Air (ACTA) lalu melaporkan Polres Metro Jakbar ke Komnas HAM terkait sikap diskriminatif tersebut.

Terutama terkait larangan menggunakan celana panjang dan sarung di dalam tahanan.

Hal itu dinilai menjadi penghalang Rubby menunaikan ibadah Salat.

Rubby diringkus dan ditahan polisi lantaran ikut mengeroyok Iwan yang disebut sebagai pendukung Ahok di sebuah gang di kawasa Kalianyar, Kecamata Tambora, Jakarta Barat, Senin (13/3/2017).

Saat itu Iwan mabok dan berteriak 'hidup Ahok' berulang kali.

Rubby yang kesal lalu ikut dalam aksi mengeroyok Iwan.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help