Begini Cara Kepulauan Seribu Kurangi Buangan Sampah ke Bantargebang

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu memilih fokus mengurangi buangan sampah ke TPA Bantargebang pada tahun ini.

Begini Cara Kepulauan Seribu Kurangi Buangan Sampah ke Bantargebang
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Petugas memasukkan sampah ke L-Box di Pulau Kelapa, untuk dimusnahkan. 

WARTA KOTA, KEPULAUAN SERIBU - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu memilih fokus mengurangi buangan sampah ke TPA Bantargebang pada tahun ini.

Sudin LH Pulau Seribu baru mulai aktif kembali tahun 2017. Tahun-tahun sebelumnya tak diaktifkan.

Berbagai langkah mengurangi buangan sampah pun dilakukan, mulai dari mengaktifkan alat pemusnah sampah (L-Box), mendirikan bank sampah, serta meminta pemilik penginapan dan resor di Pulau Seribu bekerja sama dengan Sudin LH.

Kasudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Hardiman mengatakan, total ada 16 unit L-Box yang tersebar di 10 pulau berpenduduk.

Yusen Hardiman, Kepala Suku DInas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu
Yusen Hardiman, Kepala Suku DInas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

"L-Box sudah dipasang sejak tahun 2016 lalu, tapi belum diaktifkan. Baru awal Januari 2017 kemarin pengaktifannya," ujar Yusen ketika dihubungi Wartakotalive.com, beberapa waktu lalu.

Menurut Yusen, L-Box nantinya dipakai untuk memusnahkan sampah basah dan sampah kering yang tak terpakai di bank sampah, atau yang tak bisa dijual dan dijadikan kompos.

"Jadi sampah di Pulau Seribu ini sekarang punya tiga cara untuk menghilangkannya. Pertama lewat bank sampah dengan cara dipilah mana sampah yang bisa dijual dan dijadikan kompos. Kedua lewat memusnahkannya dengan alat L-Box. Ketiga dengan cara dibawa ke daratan Jakarta lalu dibuang ke TPA Bantargebang," ungkapnya.

Petugas kebersihan dan operator L-Box di Pulau Lancang sedang diarahkan.
Petugas kebersihan dan operator L-Box di Pulau Lancang sedang diarahkan. (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Yusen mengatakan, yang bakal dikurangi adalah buangan sampah ke TPA Bantargebang.

"Kita sih inginnya sampah itu semua selesai atau habis di lokasi," kata Yusen.

Saat ini rata-rata total sampah buangan dari Pulau Seribu mencapai delapan ton sampai 10 ton per hari.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved