Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Ini yang Akan Dilakukan Djan Faridz untuk Bantu Dongkrak Suara Ahok-Djarot

Untuk menghadapi putaran kedua, sejumlah partai pendukung Ahok-Djarot memasang berbagai cara guna mendulang suara.

Ini yang Akan Dilakukan Djan Faridz untuk Bantu Dongkrak Suara Ahok-Djarot
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz (tengah) bersama Waketum DPP PPP Humphrey Djemat (kiri), memberikan keterangan pers terkait pemecatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung, di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (13/3/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz berencana merangkul kalangan umat Islam untuk mendongkrak dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saipul Hidayat.

Elektabilitas Ahok-Djarot turun akibat kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Ahok sebelum putan pertama Pilkada 2017 terjadi.

Untuk menghadapi putaran kedua, sejumlah partai pendukung Ahok-Djarot memasang berbagai cara guna mendulang suara.

"Saya kan bekas Ketua PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jakarta. Itu kan semua sahabat saya, tinggal diajak ngomong saja," kata Djan di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Selain itu, Djan mengatakan partainya merupakan partai Islam tempat berkumpulnya para tokoh agama.

Para ulama, kata dia, dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, Djan juga menyampaikan alasannya mendukung Ahok-Djarot.

Menurut Djan, Ahok-Djarot merupakan satu-satunya pasangan calon yang memiliki komitmen kepada umat Islam.

Dari pasangan calon yang ada, hanya Ahok-Djarot yang menandatangani kontrak politik yang soal komitmen kepada umat Islam.

"Mereka punya komitmen kepada umat Islam dan ditandatangani dalam kontrak politik di atas materai. Enggak ada lagi calon gubernur yang mau begitu, kan saya tawarin ke yang lain, enggak ada yang mau. Cuma satu ini yang mau," ujar Djan seperti dikutip Kompas.com.

Pada Rabu (19/4/2017) mendatang, masyarakat Jakarta kembali memberikan hak politik. Pasangan Ahok-Djarot akan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjadi pilihan masyarakat.(Lutfy Mairizal Putra)

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help