WartaKota/

Dinas Perhubungan Kota Tangerang Segera Tertibkan Sopir Angkot Tembak

Sopir angkot tembak marak di Kota Tangerang. Keberadaannya pun kerap meresahkan masyarakat.

Dinas Perhubungan Kota Tangerang Segera Tertibkan Sopir Angkot Tembak
Warta Kota/Andika Panduwinata
Mobil angkot R03 jurusan Pasar Anyar-Serpong nopol B. 1678. CTX yang terparkir di halaman Mapolrestro Tangerang. Angkot berwarna biru itu menjadi saksi bisu insiden tabrak lari terhadap pengemudi ojek online pada Rabu (8/3/2017). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Sopir angkot tembak marak di Kota Tangerang. Keberadaannya pun kerap meresahkan masyarakat.

Tarik penumpang seenaknya di sisi jalan, ugal-ugalan, dan tak sedikit dari mereka yang tak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM), dapat membahayakan para penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, keberadaan sopir tembak begitu mengkhawatirkan. Ia menyebut jumlah mereka sangat banyak dan merata di tiap wilayah di Kota Tangerang.

"Ini memang sudah meresahkan, kami akan mengambil tindakan untuk menertibkan keberadaan sopir tembak tersebut," ujar Saeful kepada Warta Kota, Rabu (15/3/2017).

Terlebih, usia dari sopir angkot tembak ini banyak yang tergolong masih remaja. Mereka pun masih labil dan mudah tersulut emosi.

"Kami akan bersinergi dengan jajaran kepolisian untuk melakukan razia," ucapnya.

Menurut Saeful, sopir angkot harus memiliki pakaian resmi dari Organda, juga dilengkapi kartu tanda pengenal.

"Kami memberikan sanksi tegas mengenai keberadaan sopir tembak ini. Periksa SIM dan juga tanda pengenalnya resmi dari Organda. Sanksinya tilang atau bahkan kurungan penjara jika melakukan tindak pidana," tegas Saeful.

Pertikaian antara sopir angkot dengan ojek online di Kota Tangerang terjadi belum lama ini. Ada 14 orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Jajaran Polrestro Tangerang berhasil mencokok 21 orang dalam bentrokan antar kedua kubu tersebut.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help