WartaKota/

Adu Banteng, Pemotor Tewas di Jalanan

Seorang pengendara motor tewas seketika dan seorang lainnya luka parah setelah dua sepeda motor "adu banteng" di Jalan Kali Malang.

Adu Banteng, Pemotor Tewas di Jalanan
Free Mock Theory Test
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas pengendara sepeda motor. 

WARTA KOTA, BEKASI-Sumedi (54) warga Medansatria, Kota Bekasi tewas setelah sepeda motornya terlibat adu banteng dengan pengendara lainnya.

Oleh petugas, jenazahnya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diidentifikasi.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Inspeksi Kalimalang, persis di depan PT Delta Jakarta, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu (15/3) pukul 23.00. Saat itu, Sumedi sedang melintas dengan sepeda motornya Honda Supra Fit B 6701 TRW dari arah barat ke timur.

Sementara pengendara lainnya, Katmiran (47) melaju dari arah timur ke barat.

Ketika Sumedi hendak masuk ke gang yang ada di sebelah kanannya, tiba-tiba Katmiran melaju kencang dari arah berlawanan tanpa sempat menurunkan laju kecepatannya.

Tak ayal, kecelakaan adu banteng itu tidak dapat dihindari. Tubuh Sumedi terlempar sejauh belasan meter, sedangkan Katmiran terpental dua meter. Akibat kejadian itu, Sumedi tewas di tempat sedangkan Katimuran mengalami patah tulang di bagian kaki. "Korban tewas karena mengalami yang parah di bagian kepala," ujar Kepala Unit Laka Lantas Polrestro Bekasi Iptu Painondang Marbun pada Kamis (16/3/2017).

Painondang mengungkapkan, peristiwa tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Mereka ada yang mengira, kejadian itu adalah insiden ban pecah truk atau bus, sebab mengeluarkan dentuman yang amat keras.

Hingga saat ini, kata dia, kasusnya masih diselidiki oleh petugas. Sementara sepeda motor keduanya telah diamankan ke Unit Laka Lantas Polrestro Bekasi untuk kepentingan lebih lanjut.

Dia mengimbau, agar masyarakat berhati-hati saat melaju di Jalan Inspeksi Kalimalang.

Dia juga meminta, warga memacu kendaraannya secara normal, sehingga bila ada kendaraan yang ada di depannya berhenti pengendara mampu mengendalikan kemudinya.

"Kontur jalan ini mulus, sehingga banyak pengendara yang melaju kencang. Untuk itu, kita imbau agar melaju secara normal saja guna menghindari insiden serupa," jelasnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help