Lahan Bekas Terminal AKAP Pulogadung Dijadikan Terminal Pengandangan

Pemanfaatan sebagian areal Terminal Pulogadung menjadi terminal pengandangan sifatnya hanya sementara.

Lahan Bekas Terminal AKAP Pulogadung Dijadikan Terminal Pengandangan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Sebagian areal terminal antar-kota antar-provinsi Pulogadung yang dijadikan lokasi Terminal Mobil Barang (TMB) atau terninal pengandangan, Senin (13/3). 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta memanfaatkan sebagian areal terminal antar-kota antar-provinsi sebagai lokasi Terminal Mobil Barang (TMB) atau terninal pengandangan.

Baru satu minggu difungsikan, kini areal pool terminal itu sudah penuh dengan kendaraan hasil penindakan oleh Dinhubtrans DKI.

Kepala Terminal Pulogadung Joni Budhi mengatakan, difungsikannya terminal itu menjadi TMB sejak 6 Maret lalu mengingat jumlah lokasi penampungan kendaraan yang ada selama ini belum mampu menampung seluruh kendaraan hasil penindakan.

"Seminggu difungsikan, saat ini sudah ada 192 kendaraan yang dikandangkan di sini. Itu artinya sudah hampir memenuhi kapasitas. Makanya tadi kami tolak kendaraan besar dan dialihkan ke TMB Pulogebang atau Rawa Buaya," terangnya ditemui Senin (13/3).

Joni mengakui, pada awalnya tidak ada persiapan khusus ketika ada instruksi menjadikan areal kosong itu menjadi TMB.

"Awalnya kami hanya pasang MCB. Sekarang sudah ada palang pintunya. Hanya saja masih ada sejumlah kekurangan," imbuhnya.

Kepala Sudinhubtrans Jakarta Timur Mohamad Soleh mengatakan, pemanfaatan sebagian areal Terminal Pulogadung menjadi terminal pengandangan sifatnya hanya sementara.

"Karena kita tahu semua bus-bus AKAP dari Pulogadung sudah pindah ke Terminal Terpadu Pulogebang. Daripada kosong, kami manfaatkan sementara sebagai terminal pengandangan," jelasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help