Home »

Seleb

» Gosipi

Ditunjuk Jadi Duta Besar, Tantowi Yahya Gunakan Gaya Diplomasi Musik

Satu hal yang perlu dicatat karena saya adalah dubes berlatar belakang seniman khususnya musik

Ditunjuk Jadi Duta Besar, Tantowi Yahya Gunakan Gaya Diplomasi Musik
Warta Kota
Ketua Umum DPP PAPPRI Tantowi Yahya saat mengkukuhkan PAPPRI Kaltim disaksikan oleh Gubernur Provinsi Kaltim, Dr. Awang Farouk Ishak di Kantor Gubernur, Samarinda, Kaltim, Senin (9/1). 

WARTA KOTA, PASARMINGGU - Tantowi Yahya (56) telah ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi Duta Besar bagi negara Selandia Baru, Samoa dan Tonga. Penunjukan itu tentu saja langsung disambut dengan sejumlah persiapan oleh Tantowi. Salah satunya ia akan menggunakan gaya diplomasi musik saat bekerja.

"Satu hal yang perlu dicatat karena saya adalah dubes berlatar belakang seniman khususnya musik, maka musik itu akan jadi warna dalam gaya berdiplomasi saya," ujarnya saat berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Penyanyi country tersebut beralasan musik adalah satu-satunya elemen di dunia ini yang berhasil dan bisa menembus peradaban dan perbedaan. Tantowi pun lalu mencontohkan hubungan Indonesia dan Israel yang tidak ada hubungan diplomatik namun bisa cair apabila terkait dengan musik.

"Tapi kalau ada penyanyi top, lagunya top dan kita suka, dan kita tahu itu penyanyi dari Israel, orang kita biasa-biasa aja tuh. Nah disitu lah musik bisa menembus sekat-sekat perbedaan. Makanya salah satu upaya saya menjadi dubes itu dengan mempergunakan musik," ucapnya.

Tanwowi menegaskan ada sejumlah tugas yang harus dilaksanakan selama menjadi duta besar mulai dari diplomasi hingga melindung WNI yang berada di negara tersebut.

"Tugas dubes yang dirancang presiden itu adalah NKRI, itu adalah harga mati. Kedua diplomasi ekonomi, ketiga adalah pembelaan, perlindungan, pemberdayaan warga negara Indonesis di luar negeri dan keempat diplomasi bilateral, regional dan internasional," katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help