Pengguna Jalan Keluhkan Penutupan Perlintasan Sebidang TB Simatupang

Sejumlah pengendara mengeluhkan rencana pemerintah untuk menutup perlintasan sebidang di Jalan Raya TB Simatupang.

Pengguna Jalan Keluhkan Penutupan Perlintasan Sebidang TB Simatupang
Perlintasan sebidang di TB Simatupang segera ditutup. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA-Sejumlah pengendara mengeluhkan rencana pemerintah untuk menutup perlintasan sebidang di Jalan Raya TB Simatupang, persisnya di kolong fly over Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pemerintah sendiri berniat melakukan uji coba penutupan perlintasan itu mulai 21 April mendatang.

Selama ini, akses jalan yang berbagi tempat dengan rel kereta api itu ditengarai menjadi salah satu biang kemacetan ruas Pasar Minggu-Depok dan sebaliknya.

"Kalau ditutup wah bisa gawat dong. Mau mutar di Robinson Pasar Minggu pasti jadi makan waktu. Di sana bakal kena macet juga," ujar Tomson Pardede (28), seorang pengguna jalan.

Tomson menuturkan, penutupan perlintasan sebidang tersebut hanya akan memindahkan kemacetan.

Bahkan, bisa memperparah kemacetan di titik putaran balik (U-turn) yang disarankan pemerintah.

"Sekarang di Pasar Minggu ini masih dibuka aja sudah macet. Apalagi nanti kalau pada lari mutar di sana," kata warga Depok yang bekerja di Kampung Rambutan itu.

Hal senada disampaikan Devi (34), pengguna jalan lainnya. Menurut warga Srengseng Sawah itu, selain macet, putaran balik yang disediakan pun terbilang jauh.

"Mau muter di Pasar Minggu atau di Pertanian sama-sama jauh. Sudah begitu macet pula. Kalau bisa sih dipikirkan lagi," pintanya.

Untuk diketahui, dalam keterangan tertulis yang disampaikan Kementerian Perhubungan melalui Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Edi Nursalam, disebutkan sejumlah landasan hukum dan pertimbangan penutupan perlintasan itu.

Dia menjelaskan, penutupan dilakukan berdasarkan Pasal 91, Pasal 92, Pasal 94, dan Pasal 201 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2001 tentang Perkeretaapian dan berdasarkan hasil kesepakatan rapat koordinasi yang diikuti sejumlah pihak pada 6 Februari lalu.

Sehubungan dengan hal tersebut, kata dia, pengguna jalan diminta untuk menghindari perlintasan sebidang di Jalan TB Simatupang dan menggunakan jalan alternatif, yaitu bagi kendaraan dari arah Depok menuju arah Pasar Rebo berputar arah di depan Robinson Pasar Minggu, lalu turun melalui underpass.

Alternatif lainnya, pengguna jalan dari arah Depok bisa belok kiri di kolong fly over Tanjung Barat dan memutar arah di depan Kementerian Pertanian untuk selanjutnya mengambil jalan lurus ke arah Pasar Rebo.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved