Razia Minuman Keras

Enam Warung Jamu di Bekasi Digerebek Polisi

Enam warung jamu di Kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Timur, digerebek polisi pada Selasa (7/3/2017) malam. Polisi menyita barang bukti miras siap edar.

Enam Warung Jamu di Bekasi Digerebek Polisi
Kompas.com
lustrasi minuman keras 

WARTA KOTA, BEKASI - Enam warung jamu di Kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Timur, Kota Bekasi digerebek polisi pada Selasa (7/3/2017) malam. Dari penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti berupa ratusan bungkus dan dus minuman keras (miras) siap edar.

"Seluruhnya kami amankan di kantor sebagai barang bukti," ujar Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur AKP Kasran pada Rabu (8/3/2017).

Kasran mengatakan, keenam pemilik warung jamu itu bernama Jeto, Pedro, Joni, Rico, Ali dan Nasirin.

Oleh petugas, mereka diamankan ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Pelaku penyebaran miras tidak diamankan polisi karena perbuatannya masuk sebagai kategori tindak pidana ringan (tipiring).

Dengan begitu, domainnya adalah Satpol PP Kota Bekasi mengingat tipiring diatur oleh Peraturan Daerah (Perda) setempat.

"Berbeda bila pelaku tersebut melakukan tindak pidana usai mengonsumsi miras. Dia akan dijerat Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," jelas Kasran.

Kasran mengatakan, di warung jamu milik Jeto polisi menyita dua dus miras merk panther beserta enam botol miras ginseng oplosan.

Di Warung jamu Pedro, penyidik menemukan 104 bungkus ginseng oplosan, lalu di warung Joni polisi mengamankan 54 bungkus miras ginseng oplosan.

Berikutnya, di warung Rico ditemukan ginseng oplosan sebanyak 68 bungkus.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved