Home »

News

» Jakarta

Pedagang Kaki Lima

Lurah Sebut Ada Kendala Soal Perelokasian PKL ke Pasar Kebon Bawang

Wily Hardiana, Lurah Kebon Bawang menanggapi sepinya pembeli di Pasar Kebon Bawang yang diklaim para pedagang lantaran masih adanya pasar tak resmi.

Lurah Sebut Ada Kendala Soal Perelokasian PKL ke Pasar Kebon Bawang
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Suasana Pasar Tradisional Kebon Bawang, Jalan Swasembada Barat XVI RT 03/14, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang terpantau sepi pada Senin (6/3/2017). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Wily Hardiana, Lurah Kebon Bawang tanggapi terkait sepinya pembeli di Kebon Bawang'>Pasar Kebon Bawang yang diklaim para pedagang lantaran masih adanya pasar tak resmi, di Jalan Swasembada Timur XXI, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia mengatakan, adanya sedikit kendala soal perelokasian para pedagang kaki lima (PKL) oleh pihak PD Pasar Jaya.

"Jadi begini, sebenarnya kan semenjak Kebon Bawang'>Pasar Kebon Bawang itu dibangun, kita juga sudah merencanakan untuk merelokasi pedagang-pedagang kaki lima (PKL) yang di pinggir Kali Swasembada dan itu sudah ada kesepakatan tuh. Nah, akhirnya semua (pedagang)-nya itu sudah pindah sebagian itu ke pasar itu (Pasar Kebon Bawang). Hanya saja, ada kendala tuh dari PD Pasar Jaya. Kendalanya adalah lokasi yang disiapkan oleh PD Pasar Jaya itu, akibat tak diiringi dengan tendanya," papar Wily saat dihubungi Warta Kota, Senin (6/3/2017), sore.

Ia mengatakan kembali, diketahui selama dua bulan para PKL Swasembada Timur XXI telah berdagang, lantaran tak disertai tenda alhasil sering kepanasan dan kehujanan. Di sisi lain, Wily mengakatakan pihaknya sudah berharap agar para PKL di Swasembada Timur XXI-nya tersebut tak pindah, dan tetap bertahan untuk sementara di Kebon Bawang'>Pasar Kebon Bawang.

"Cuman kan karena kendalanya hanya seperti itu, PD Pasar Jaya juga enggak bisa bertahan atau menahan para pedagangnya tersebut di Kebon Bawang'>Pasar Kebon Bawang. Memang, perelokasian ini wewenangnya pihak PD Pasar Jaya. Tetapi kita yang hanya bertugas mendorong PKL itu, ke Kebon Bawang'>Pasar Kebon Bawang. Malah, sudah sesuai dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta, untuk meramaikan pasar. Jadi memang berharap, ya Kebon Bawang'>Pasar Kebon Bawang ini ramai," ungkapnya.

Ia melanjutkan kembali, "Dari awalnya itu jadi memang seperti itu. Ini kan asetnya Kelurahan Kebon Bawang, asetnya saya, dan warga yang tinggal di Kelurahan Kebon Bawang. Akhirnya, kita mencoba menahan-nahan dulu beberapa bulan kan. Hanya saja karena memang kali ini menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 putaran kedua, yah kita bisa tahu sendiri lah banyak tokoh masyarakat. Ya sayanya pun enggak mau merasa ada yang dirugikan, pada momen Pilkada ini karena kebijakan sayanya. Istilahnya, dengan berat hati ditunda dulu tuh (Penertiban atau Perelokasian PKL), sampai selesai Pilkada," paparnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help