WartaKota/
Home »

Depok

Depok Sambut Gembira Pemerintah Hapuskan Perizinan SIUP dan TDP

Menurut data, sepanjang 2016 lalu ada 1.509 permohonan perpanjangan SIUP.

Depok Sambut Gembira Pemerintah Hapuskan Perizinan SIUP dan TDP
Wartakotalive.com/Soewidia Henaldi
Ilustrasi pengurusan perizinan. Badan Pelayanan Perizinan terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM) Kota Bogor meluncurkan pendaftaran perizinan secara online, Kamis (30/4/2015). 
WARTA KOTA, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengaku, mereka sangat menyambut baik kebijakan penghapusan perpanjangan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag), beberapa waktu lalu.
Selain disambut baik oleh Pemkot Depok, kebijakan ini juga diapresiasi kalangan pelaku usaha di Depok.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Yulistiani Mochtar, mengaku, pihaknya sangat siap beradaptasi dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut.
“Depok siap untuk menyesuaikan dengan kebijakan pusat dan kami menyambut baik hal ini. Tidak akan ada kesulitan dalam beradaptasi dan menerapkannya," kata Yulistiani, Senin (06/03/2017).‎
Menurutnya dengan penghapusan ini, maka diharapkan bisa lebih mempermudah para pengusaha menjalankan usahanya.
Sebab, mereka tidak perlu repot lagi mengurus perpanjangan daftar perusahaan yang dilakukan setiap 5 tahun sekali.
Penghapusan ini sendiri katanya berlaku bagi perusahaan yang sudah berjalan atau sudah eksisting.
Dengan kemudahan ini, diharapkan pengusaha merasakan kenyamanan, saat melakukan investasi di Depok.
Yulistiani berharap, dengan kebijakan ini akan semakin banyak pengusaha yang akan menanamkan investasi di Depok.
"Dengan begitu nantinya berdampak pada penambahan pendapatan bagi Depok, karena kebijakan penghapusan SIUP dan TDP ini semakin membuat iklim usaha di Depok semakin berkembang," kata Yulistiani.
Ia mengatakan, untuk perpanjangan SIUP dam TDP selama ini di Depok tidak ada retribusi yang dikenakan ke pelaku usaha.
"Sehingga, penghapusan SIUP dan TDP tidak mengurangi pendapatan Kota Depok, namun justru membuat pengusaha di Depok semakin banyak, yang akhirnya berdampak pada pendapatan kota,” kata Yulistiani.
Ia menyebutkan, menurut data, sepanjang 2016 lalu ada 1.509 permohonan perpanjangan SIUP.
Sementara, untuk TDP, per Januari 2017, kemarin, ada sebanyak 130 permohonan.
Jumlah itu menunjukkan jumlah pengusaha di Depok yang cukup signifikan.
Dari angka tersebut katanya bisa dilihat, pengusaha di Depok cukup banyak.
Namun, dengan kemudahan ini katanya tidak akan membuat pihaknya kendur dalam memberikan perizinan.
"Selain kebijakan penghapusan perpanjangan, semuanya tetap pada aturan yang berlaku," katanya.‎
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help