Empat Anggota Sindikat Pengedar Upal Dicokok

Ada empat orang yang ditangkap petugas terkait jaringan peredaran uang palsu tersebut.

Empat Anggota Sindikat Pengedar Upal Dicokok
Warta Kota/Andika Panduwinata
Modus operandinya pelaku menjual uang palsu pecahan Rp. 100.000 dengan harga Rp. 50.000 per lembarnya. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Jajaran Polsek Panongan, Kabupaten Tangerang berhasil mengendus peredaran uang palsu.

Polisi mengamankan sindikat pelaku yang berupaya mengedarkan uang palsu pecahan Rp. 100.000 di wilayah Kabupaten Tangerang.

Ada empat orang yang ditangkap petugas terkait jaringan peredaran uang palsu tersebut.

Mereka di antaranya Ropik (33), Misran (33), Suhendi (36), dan Ahrudin (33).

Para tersangka diringkus di tempat dan waktu yang berbeda. Aparat pun tengah melakukan pengembangan lebih lanjut terkait perkara tersebut.

Kapolsek Panongan, AKP Trisno Tahanmuji menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal saat pelaku Ropik mengedarkan uang palsu itu pada Rabu (1/3/2017). Ia melakukan transaksi di Jalan Raya Serang Km. 22 Desa Kawedaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Tersangka tengah menunggu seseorang untuk menjual uang palsu tersebut. Kemudian polisi bergegas melakukan penyergapan

"Modus operasinya pelaku menjual uang palsu pecahan Rp. 100.000 dengan harga Rp. 50.000 per lembarnya," ujar Trisno kepada Warta Kota, Minggu (5/3/2017).

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti 10 lembar uang palsu pecahan Rp. 100.000 diamankan aparat.

"Kami melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help