Pengakuan dari Malaysia Ternyata Racun Pembunuh Kim Jong Nam Berasal dari Luar

Malaysia menekankan pihaknya tak pernah memproduksi racun VX, yang diketahui menjadi penyebab tewasnya kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Pengakuan dari Malaysia Ternyata Racun Pembunuh Kim Jong Nam Berasal dari Luar
mirror.co.uk
Kim Jong Nam meninggal di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) karena gas beracun, Selasa (13/2/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Malaysia menekankan pihaknya tak pernah memproduksi racun VX, yang diketahui menjadi penyebab tewasnya kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Kim Jong Nam, sang kakak, tewas di Terminal 2 Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Malaysia, 3 Februari lalu, akibat diracun. 

Baca: Siti Aisyah Hanya Dibayar Rp 1,2 Juta untuk Ikut Reality Show Membunuh Kim Jong Nam

Polisi Diraja Malaysia mengonfirmasi bahwa racun yang digunakan adalah S-2-diisopropylaminoethyl methylphosphonothiolate, alias racun saraf VX.

Baca: Dua Wanita Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam Sadar Terlibat Serangan Racun

Racun yang selama ini dikenal sebagai jenis kimiawi mematikan itu diyakini yang menewaskan Kim Jong Nam, usai racun itu diusapkan pada wajahnya oleh dua orang perempuan. 

Baca: Polisi Malaysia Pastikan Satu Wanita Tersangka Pembunuh Kim Jong-nam Agen Rahasia

Kementerian Luar Negeri Malaysia menegaskan Malaysia mengkhawatirkan adanya penggunaan racun yang menurut UU Konvensi Senjata Kimiawi (CWC) penggunaannya sangat terbatas itu.

Dikatakan pula Malaysia juga selama ini secara resmi tak pernah memproduksi racun VX dan kimiawi beracun apapun yang sejenis.

"Malaysia tidak pernah memproduksi, menyediakan, mengimpor, mengekspor, atau menggunakan racun Daftar 1 UU CWC, termasuk VX," demikian pernyataannya, Jumat (3/3/2017).

"Malaysia juga selama ini mengikuti aturan soal itu berdasar aturan yang dikeluarkan CWC," tambah pernyataan tersebut.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Malaysia juga mengecam adanya penggunaan racun VX oleh siapapun, di manapun, dan untuk apapun. (Ruth Vania Christine/Bernama)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved